Repelita [Jakarta] - Desas-desus mengenai rotasi posisi puncak Korps Bhayangkara mendadak hangat diperbincangkan publik.
Sejumlah nama jenderal bintang tiga hingga perwira tinggi dikaitkan dengan bursa pengisian posisi pimpinan kepolisian nasional.
ADVERTISEMENT
Isu pergantian ini mencuat seiring munculnya spekulasi mengenai masa jabatan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai sudah cukup lama.
Namun demikian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan belum ada Surat Presiden yang dikirimkan ke parlemen.
“Menanggapi yang beredar di publik berkenaan dengan masalah Surpres pergantian Kapolri, dapat kami sampaikan bahwa sampai hari ini tidak ada atau belum ada Surpres pergantian Kapolri,” kata Prasetyo pada Jumat (7/8/2026).
Pihak DPR melalui Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni juga mengonfirmasi belum menerima dokumen usulan resmi.
"Kagak ada. Ya kalau kalian udah tahu ya kalian munculin aja. Orang kita enggak ada, sama sekali belum ada," kata Sahroni.
"Kalau isu dikirim kan kita udah tahu. Kalau kalian tanya, pasti gua jawab. Masalahnya belum ada," katanya.
"Karena lama, orang ada yang enggak suka. Ya dimaklumin aja," ucapnya.
Di tengah belum adanya kepastian resmi, berikut daftar lima perwira tinggi yang beredar dalam bursa spekulasi publik:
- Komjen Pol Wahyu Widada yang saat ini mengemban amanah sebagai Inspektur Pengawasan Umum Polri.
- Komjen Pol Dedi Prasetyo yang kini menduduki posisi strategis sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
- Komjen Pol Karyoto yang menjabat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri.
- Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang saat ini memimpin Badan Narkotika Nasional.
- Irjen Pol Asep Edi Suheri yang tengah bertugas memimpin wilayah hukum sebagai Kapolda Metro Jaya.
Seluruh nama yang beredar tersebut murni merupakan bagian dari dinamika wacana publik sebelum adanya keputusan resmi presiden. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok