Berita, Nasional

Iran Sebut Voting Resolusi Selat Hormuz di DK PBB sebagai Provokasi, Ancaman Perang Mengintai

Repelita.id

03 April 2026 16:36 WIB

Iran Sebut Voting Resolusi Selat Hormuz di DK PBB sebagai Provokasi, Ancaman Perang Mengintai
Foto: Istimewa

Repelita Teheran - Iran menyebut rencana voting resolusi di Dewan Keamanan PBB mengenai pengamanan Selat Hormuz pada Sabtu besok sebagai tindakan provokasi.

Iran menegaskan akan tetap memegang kendali penuh atas jalur perairan strategis yang menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia tersebut.

ADVERTISEMENT

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa setiap tindakan provokatif mengenai Selat Hormuz hanya akan membuat situasi keamanan semakin rumit.

Setiap tindakan provokatif oleh para agresor dan pendukung mereka, termasuk di Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Selat Hormuz, hanya akan memperumit situasi, kata Araghchi seperti dikutip dari Al Jazeera pada Jumat (3/4/2026).

Dewan Keamanan PBB akan menggelar voting untuk mengadopsi atau menolak draf resolusi yang sebelumnya diajukan oleh Bahrain.

Isi resolusi tersebut memberikan wewenang kepada negara-negara anggota PBB untuk menggunakan cara-cara defensif atau pengerahan kekuatan militer guna membuka jalur perairan Selat Hormuz.

Sebelumnya kantor berita Amerika Serikat, Associated Press, melaporkan bahwa di antara isi draf resolusi adalah mengizinkan negara-negara menggunakan semua cara defensif yang diperlukan untuk melindungi pelayaran komersial masing-masing.

Namun ada kemungkinan besar resolusi tersebut akan diveto oleh China atau Rusia yang merupakan sekutu dekat Iran.

China menegaskan bahwa mereka menentang resolusi apa pun yang menggunakan kekuatan militer untuk membuka blokade Selat Hormuz.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung