Berita, Viral Sosmed

Hubungan Seskab Teddy Dan Hercules Disorot Di Tengah Isu Kerusuhan Demo Jakarta

Repelita.id

29 August 2026 23:43 WIB

Hubungan Seskab Teddy Dan Hercules Disorot Di Tengah Isu Kerusuhan Demo Jakarta
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan publik di jagat maya kini tertuju pada dinamika hubungan antartokoh nasional pascamencuatnya insiden gesekan di ibu kota.

Keterikatan hubungan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dengan Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru Hercules Rosario de Marshal menjadi perbincangan hangat warga net.

ADVERTISEMENT

Diskusi publik tersebut menguat menyusul riak kerusuhan yang mewarnai aksi penyampaian pendapat di area Senayan pada beberapa waktu lalu.

Pihak penasihat hukum organisasi memberikan bantahan resmi terkait tuduhan keterlibatan anggotanya dalam aksi pembakaran armada truk serta pertikaian dengan warga kawasan Pejompongan.

Kuasa hukum GRIB Jaya Wilson Colling menyampaikan klarifikasi atas posisi organisasi dalam dinamika di lapangan tersebut.

"GRIB tidak terlibat di dalam kerusuhan tersebut. Secara institusi, kelembagaan ya, kami orang hukum pasti mengetahui jika ada pergerakan-pergerakan seperti itu," katanya.

Colling membeberkan bahwa pimpinan tertinggi organisasi justru memberikan perintah tegas kepada seluruh jajaran untuk menahan diri dan tidak mendatangi lokasi unjuk rasa.

Instruksi pembatasan pergerakan massa internal tersebut diklaim sebagai wujud bantuan riil kepada aparat penegak hukum guna menjaga situasi wilayah tetap kondusif.

Colling menegaskan komitmen menjaga keamanan ruang publik sebagaimana diamanatkan oleh jajaran pimpinan pusat.

"Karena Jakarta adalah milik kita semua. Oleh karena itu kita jaga ketertiban jangan sampai ada masalah. Untuk menjaga keamanan ketertiban adalah kita semua, termasuk GRIB juga menjaga kenyamanan, pertiban untuk Jakarta yang damai, aman, dan nyaman," katanya.

Di tengah memanasnya tuduhan massa, dokumentasi pertemuan terdahulu antara Seskab Teddy dengan Hercules kembali diunggah serta dibahas ulang oleh para pengguna platform media sosial.

Tayangan tersebut memperlihatkan momen kunjungan Hercules ke kantor Sekretariat Kabinet pada bulan Maret lalu yang disambut hangat oleh pejabat negara tersebut.

Dalam kesempatan pertemuan silaturahmi itu, Teddy membeberkan kedekatan personal yang telah terjalin lama di antara keduanya.

"Kawan lama, 15 tahun lalu ketemu," katanya.

Teddy juga menceritakan latar belakang keluarga serta capaian pendidikan tinggi dari keturunan sang pimpinan organisasi massa.

"Anak beliau empat," katanya.

Sosok Hercules sendiri memiliki rekam jejak panjang dari medan konflik Timor Timur hingga pernah menjadi tenaga bantuan operasional militer TNI sebelum merantau ke ibu kota.

Pengalaman hidup keras yang diwarnai cidera berat serta penanganan medis di rumah sakit militer mengawali perjalanan hidupnya di kawasan perkotaan.

Masa-masa sulit di bawah jembatan wilayah Tanah Abang menjadi titik mula keberadaannya di lingkungan persaingan antar-kelompok.

Kehidupan masa lalu di area perdagangan terbesar itu diungkapkan secara langsung dalam buku otobiografi inspiratif.

"Saya mau mandiri. Tiba di Tanah Abang, saya tinggal di kolong jembatan," kata Hercules dikutip dari buku Kick Andy Kumpulan Kisah Inspiratif.

Ancaman keselamatan di lingkungan yang keras membuatnya selalu siap mempertautkan diri dengan senjata tajam demi menjaga kelangsungan hidup.

Strategi pertahanan diri ekstrem di kawasan rawan bentrokan tersebut dijalaninya demi menghadapi tekanan kelompok lawan.

"Daripada dibunuh, lebih baik saya bunuh duluan," kata Hercules.

Ia merinci kewaspadaan tingkat tinggi yang wajib diterapkannya dalam keseharian di area kekuasaannya.

"Bahkan waktu itu, setiap malam saya tidur dengan golok selalu siap di tangan. Kondisi waktu itu sangat rawan. Lengah sedikit, lawan akan menyerang," lanjutnya.

Keberhasilan melintasi berbagai insiden berdarah hingga ditembak di bagian mata membuat pimpinan organisasi massa ini dikenal memiliki daya tahan fisik yang luar biasa oleh masyarakat luas.

Setelah memutus ikatan dengan masa lalu dan menjalani vonis hukuman atas sengketa tanah pada tahun 2019, ia kini berfokus mengelola lini bisnis serta memimpin organisasi kemasyarakatan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung