Hubungan Jubir BEM Bersatu dengan Petinggi Parpol Dipertanyakan, Kini Tuduh Tiyo Ditunggangi
Repelita [Jakarta] - Sorotan publik tertuju pada Rahmat Djimbula selaku juru bicara aliansi BEM Bersatu yang kini menuai banyak pertanyaan.
ADVERTISEMENT
Publik mulai mempertanyakan kedekatan Rahmat dengan lingkaran elit partai politik di tengah kiprahnya dalam aliansi tersebut.
Di sisi lain, Rahmat justru melayangkan tuduhan bahwa Ketua BEM UGM 2025, Tiyo Ardianto, telah ditunggangi jaringan politik tertentu.
Nama Tiyo sendiri memang sedang ramai diperbincangkan seiring dengan gelombang protes masyarakat terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto.
Di tengah aktifnya menyuarakan kritik, Tiyo sempat mengalami teror berupa penemuan alat pelacak pada mobil Pajero yang dikendarainya.
Rahmat kemudian menuding Tiyo memiliki agenda tersembunyi dengan mengaitkan kepemilikan mobil tersebut pada pihak lain.
"Tiyo Ardianto diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu," ungkap Rahmat.
Ia mengklaim kendaraan tersebut terdaftar atas nama Siti Nuraeni yang disebut sebagai adik dari seorang purnawirawan jenderal.
"Mobil Fortuner yang digunakan diduga terdaftar atas nama Siti Nuraeni, adik Letjen TNI Purnawirawan Setyo Sularso yang merupakan besan Jenderal TNI Andika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024," jelasnya.
Berdasarkan data pendidikan tinggi, Rahmat Djimbula tercatat sebagai mahasiswa hukum di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta sejak September 2022.
Pria berusia 24 tahun asal Ambon ini kemudian menyatakan sikap penolakan terhadap gerakan mahasiswa yang tengah memprotes pemerintah.
"Kami BEM Fakultas bersatu menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elit dalam perebutan kekuasaan," tuturnya.
"Kami menilai, sejumlah aksi mahasiswa mulai kehilangan arah. Ditandai minim kajian, lemahnya argumentasi dan ketidakjelasin substansi tuntutan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan, apakah gerakan masih berpihak kepada rakyat atau disusupi agenda tertentu," tambahnya.
Meskipun Rahmat mengatasnamakan aliansi, sejumlah BEM yang namanya dicatut dalam daftar anggota justru membantah terlibat dalam kelompok tersebut.
Informasi ini merujuk pada unggahan akun TikTok https://www.tiktok.com/@saut.aritonang5106 yang menampilkan bukti keterkaitan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
@saut.aritonang5106 ♬ suara asli - 🇮🇩 Saut_Rajagukguk 🇮🇩