Repelita [Jakarta] - Penangkapan Ketua DPC Partai Gerindra Banyumas Adi Wiharto dalam operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi bersama Rektor Unsoed memicu reaksi keras di ruang publik.
Kabar keterlibatan politisi partai berkuasa tersebut ramai diperbincangkan warganet usai diunggah oleh akun Threads @insightetam pada 22 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
"Politisi Partai Gerindra yang juga ketua DPC Partai Gerindra Banyumas Adi Wiharto ikut diamankan dalam OTT KPK bersama Rektor Unsoed!
Sumber : Bangkas Pos
#ottkpk #politisigerindra #korupsimahasiswa #kampuskorup" tulis akun @insightetam mengutip laporan media.
Unggahan tersebut langsung diserbu komentar bernada kemarahan dari warganet yang menyoroti komitmen pemberantasan korupsi.
Akun @_setyohary memprotes keras tindak pidana korupsi yang menyeret kader partai penguasa.
"Yang bener bubarkan partai Gerindra. Lalu turunkan Prabowo. Udah gitu cara paling cepat memberantas korupsi" tulis akun @_setyohary tegas.
Akun tersebut juga langsung mencantumkan akun resmi partai dalam tanggapan lanjutannya.
"@gerindra hello min .. ini anak buah Prabowo korupsi" tambah akun @_setyohary pada kolom interaksi.
Sorotan sinis kemudian disampaikan oleh akun @tukang934 yang menyinggung wacana kebijakan kepala negara.
"Percuma ditag, bossnya saja mewacanakan pengampunan koruptor asal ngaku dan tobat ðŸ¤" sindir akun @tukang934 menanggapi.
Sementara itu akun @puisi_berdarah menilai ada keistimewaan hukum bagi pihak yang berlindung di balik partai kekuasaan.
"Makanya kalau mau nyaman korupsi harus ikut partai yang sedang berkuasa, dijamin cuma jadi berita di media tanpa pernah diajukan ke pengadilan" cetus akun @puisi_berdarah mengungkapkan keprihatinannya.
Rasa jera publik terhadap maraknya praktik kejahatan anggaran juga disuarakan oleh akun @supraptono911.
"Tidak ada satu parpolpun di republik ini yg tidak diisi koruptor didalamnya. 😡" tulis akun @supraptono911 meluapkan kekesalannya.
Sedangkan akun @ipin_mitim menyoroti tingginya biaya politik yang kerap menjadi pemicu aksi korupsi.
"Parpol butuh uang balik modal utk kampanye dulu" tanggap akun @ipin_mitim membeberkan pandangannya.
Desakan tindakan tegas terhadap kader yang terjerat kasus hukum akhirnya dituntut oleh akun @soenaryadi.
"DPP Gerindra, sgr buat surat pemecatan thd Ketua / Wakil Ketua (?) DPC Gerindra Banyumas ini.
Ditunggu....!!" desak akun @soenaryadi mengakhiri gelombang kritik warganet.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads