Berita, Nasional

[HEBOH] Ratusan Santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam Keracunan Makanan Program Makan Bergizi Gratis

Repelita.id

01 September 2026 23:39 WIB

[HEBOH] Ratusan Santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam Keracunan Makanan Program Makan Bergizi Gratis
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Ratusan pelajar tingkat menengah dari Pondok Pesantren Manba'ul Hikam dilaporkan terpaksa mendapatkan perawatan medis intensif akibat dugaan keracunan massal dari program santapan bernutrisi.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, menyatakan bahwa total keseluruhan korban mencapai 293 anak yang tersebar di berbagai pusat layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

Seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk terus memberikan penanganan intensif guna memantau perkembangan kondisi kesehatan para santri.

Ya tentunya butuh perawatan, untuk observasi ya, diobservasi dulu.

Terakhir 293 santri tersebar di delapan rumah sakit

Evakuasi darurat yang melibatkan pengerahan belasan kendaraan ambulans serta aparat keamanan sempat diiringi penyebaran berita bohong mengenai adanya korban jiwa.

Tudingan liar yang menyebutkan belasan santri meninggal dunia akibat insiden tersebut langsung ditepis secara telak oleh pimpinan Satgas program terkait wilayah Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.

Pihaknya memastikan telah menjalin komunikasi langsung dengan lembaga berwenang guna memastikan keakuratan data di lapangan.

Kami tanyakan ke BGN, tidak ada info soal santri yang meninggal dunia

Keluhan gangguan kesehatan mulai dirasakan oleh para santri menjelang sore hari setelah menunaikan ibadah wajib.

Para pelajar mendadak merasakan pusing di kepala, mual hebat, hingga muntah secara beruntun usai menyantap paket makanan yang dibagikan pada siang harinya.

Adapun menu hidangan yang dikonsumsi terdiri dari nasi, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis sayur buncis bersama buah apel.

Tim investigasi gabungan kini masih mendalami sumber makanan tersebut apakah berasal dari dapur umum resmi atau diolah mandiri oleh pihak pesantren.

Kawasan pondok pesantren tampak dipenuhi oleh para orang tua yang merasa khawatir dan cemas menanti kepastian kondisi anak-anak mereka.

Sebagian santri yang kondisinya dinyatakan telah membaik diizinkan kembali ke asrama untuk menjalani masa pemulihan di bawah pengawasan pengurus.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung