Berita, Viral Sosmed

[HEBOH] Netizen Malaysia Kritik Pedas Presiden Prabowo di Platform X Akibat Dampak Kebakaran Hutan Indonesia

Repelita.id

06 September 2026 20:41 WIB

[HEBOH] Netizen Malaysia Kritik Pedas Presiden Prabowo di Platform X Akibat Dampak Kebakaran Hutan Indonesia
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Percakapan di media sosial memanas setelah unggahan mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia dikaitkan dengan kondisi udara yang turut dirasakan di Malaysia.

Sejumlah pengguna media sosial asal Malaysia menyampaikan kritik terhadap pemerintah Indonesia dan Presiden RI Prabowo Subianto melalui berbagai komentar di platform X.

ADVERTISEMENT

Salah satu unggahan yang menjadi sorotan berasal dari akun @seposenys yang dipublikasikan pada 5 September 2026 pukul 08.25 waktu setempat.

Akun tersebut menanggapi video yang sebelumnya beredar dan memperlihatkan Prabowo berjoget dalam suasana kampanye Pilpres 2024.

Dalam unggahannya, akun tersebut menulis, "Ni sebab kerajaan tak nak rakyat dia pandai. Bila rakyat bodoh, badut macam ni pon ada orang suka dan sokong. Pity"

Komentar tersebut kemudian menjadi bagian dari percakapan yang berkembang di media sosial, dengan sejumlah pengguna lain turut memberikan tanggapan mengenai gaya kampanye dan kondisi politik Indonesia.

Akun @RizalRi27840524 menyinggung pilihan politik Indonesia dengan menulis, "Kami hampir mempunyai seorang Presiden yang bijak, Anies Baswedan, namun malangnya terlalu ramai golongan atasan dan individu yang tamak serta jahat di Indonesia..."

Sementara itu, akun @sehyrui menanggapi unggahan terkait pernyataan Anies Baswedan dalam debat Pilpres 2024.

Dalam percakapan tersebut, akun itu menulis, "padahal udah di sindir pak Anies waktu debat capres : "pemilu ini tentang masa depan, saya yakin anda akan memilih yg serius untuk jadi presiden, bukan yg main-main untuk jadi presiden" tapi gaada yg nyadar, malah milih yg joget gemoy 🤭 x.com/glowinbeautyy/…"

Komentar lain juga datang dari akun @seposenys yang kembali membahas harapan terhadap kepemimpinan Indonesia.

Akun tersebut menulis, "Semoga nanti kanu dapat presiden yang cerdik pandai. Sayangnya Indonesia has good potential for growth 🥲"

Perbincangan kemudian melebar ke sejumlah isu lain yang dinilai oleh pengguna media sosial berkaitan dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.

Akun @stickerayayu127 menyinggung persoalan pajak buku melalui komentar, "Yee pastu ada terbaca gak drg ada tax buku(????)...beli buku ada tax......beli.buku.ada.tax.....bayangkan sampai mcm tu taknak bagi rakyat pandai...dhla ada tax buku, besar pulak tu tax pembeliannya..gila"

Komentar bernada kritik lainnya disampaikan akun @Jebatqu dengan tulisan, "memang banyak yg masih bodoh dan miskin."

Akun @ArloHaikal memberikan komentar mengenai video joget tersebut dengan menulis, "Joget konoha menghilangkan rasa resah kekalahan untuk kemenangan"

Sementara akun @Xary2510 menuliskan, "Gue gak pilih 🗳️ dia broh~ dia curang"

Komentar lain yang muncul berasal dari akun @repanrepanpa dengan tulisan, "Yg dukung dan milih bodoh semua"

Akun @Nugi81 turut memberikan tanggapan, "Ayoo ajak yang lain untuk menyadarkan pakcik bowo"

Ada pula komentar dari akun @ngurahsadex18 yang menulis, "Baru kali ini dihina negara tetangga saya senang😂"

Sementara akun @rottenpumpken membagikan pandangan mengenai respons masyarakat Malaysia terhadap perkembangan politik Indonesia.

Akun tersebut menulis, "Dekat FB aku baru baca satu post dari indo pasal mahasiswa protest anti Probowo dekat indo and most comments support si buncit ni. Dia ni memang akan menang penggal kedua tahun 2029 nanti. Aku tengok perangai dia sebijik Sanusi. Malas nak tulis lebih² takut ada yg terasa."

Komentar lainnya datang dari akun @MakLoGwSalip208 yang menulis, "58% orang Indon tuh memang bodoh bang, macamana lagi, mereka lebih suka gimmick daripada akal"

Akun @Alfarcturussss juga memberikan komentar, "kan tolol ya kak yg milih ni badut gila stresss anjir"

Komentar dengan bahasa kasar turut muncul dari akun @gflmbila_ yang menulis, "najis anj org org gobloknya ngoblokk bgt"

Akun @wietj4k kemudian membalas percakapan tersebut dengan komentar, "Hei...... Itu tidak seberapa. Coba lihat ini"

Selain rangkaian komentar tersebut, akun @rkmndsfilm sebelumnya mengunggah video yang membahas fenomena Dancing Plague di Strasbourg pada 1518.

Unggahan itu kemudian mendapat respons dari pengguna lain yang mengaitkannya dengan video Prabowo berjoget, termasuk komentar dari akun @Brahim_maldini yang menulis, "Jogetnya bikin trauma"

Akun @MWahyudiii4901 juga memberikan komentar singkat, "Satanic dance?"

Sementara akun @bangsiku menulis, "Yg 02 sekarang klo di ajak joged lagi. Kira" mau gak yak. Serius tanya!!!"

Komentar lainnya datang dari akun @bapak19957 yang menulis, "Tarian penghancur negara"

Akun @borGanjret turut berkomentar, "Wong gendeng"

Sedangkan akun @Keeentutt menulis, "Oke gas jadi Trauma WNI Seumur hidup"

Rangkaian komentar tersebut menunjukkan adanya percakapan lintas negara yang cukup keras di media sosial, meskipun komentar yang muncul berasal dari akun-akun individual dan tidak dapat dianggap mewakili seluruh masyarakat Malaysia.

Perdebatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana isu lingkungan, politik, serta potongan video lama dapat kembali menjadi bahan pembicaraan ketika dikaitkan dengan kondisi terkini.

Di tengah berbagai komentar bernada kritik dan sindiran, respons di media sosial tetap merupakan pendapat pengguna secara personal sehingga perlu dibedakan dari sikap resmi pemerintah Malaysia maupun masyarakat Malaysia secara keseluruhan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung