Repelita [Jakarta] - Kinerja Menteri Luar Negeri Sugiono tengah menuai kecaman keras dari warganet karena dinilai tidak memiliki kompetensi yang memadai dalam bidang diplomasi.
Latar belakang Sugiono yang merupakan seorang sarjana teknik komputer dan mantan perwira TNI dianggap tidak sejalan dengan tuntutan jabatan diplomatik yang strategis.
ADVERTISEMENT
Sejumlah pihak menyoroti bahwa penunjukan sosok ini lebih didasarkan pada kedekatan personal, mengingat rekam jejaknya dalam diplomasi dianggap nol.
Gelombang kritik netizen di media sosial semakin memanas, terutama terkait disiplin kerja sang menteri yang dinilai sangat buruk.
Akun media sosial @bekslah mengkritik tajam kehadiran Sugiono di kantor yang dianggap sangat jarang, layaknya frekuensi kehadiran salat Jumat.
Kritik publik juga menyoroti profesionalisme pemilihan menteri yang dinilai mengabaikan kapasitas demi kepentingan personal sang Presiden.
Banyak pihak merasa malu dengan performa diplomasi Indonesia saat ini, mengingat posisi Menteri Luar Negeri merupakan wajah bangsa di kancah internasional.
Kegagalan dalam menjalankan tugas ini memicu anggapan bahwa Sugiono tidak kompeten dan tidak mampu menghadapi kompleksitas isu global.
Hingga saat ini, belum ada respons resmi dari kementerian terkait tudingan mengenai minimnya efektivitas kerja dan absensi sang menteri.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Menlu kita sarjana teknik komputer, mantan TNI pangkat Letnan Satu yang resign sebelum naik pangkat, nol rekam jejak diplomasi.
— Dimar (@dimarsasongko98) May 30, 2026
Prabowo pilih dia bukan karena kapasitas, tapi karena dia orang kepercayaan sejak jadi sekpri.
Hasilnya?
a. Dubes RI untuk AS kosong lebih dari 2… pic.twitter.com/A12xLXZ2Ml