Repelita [Jakarta] - Peringatan keras mengenai dinamika maneuver politik serta potensi ancaman ideologi laten kembali berembus kencang dan menjadi perhatian luas publik di ruang digital.
Isu hangat yang memicu perdebatan sengit publik tersebut mencuat seusai diunggah oleh akun @Naz_lira
ADVERTISEMENT
pada tanggal 29 Agustus 2026 pukul 10.15 PM.
Pemilik akun @Naz_lira
menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada segenap lapisan masyarakat melalui sebuah pernyataan tertulis.
"Berkali-kali tak bosan kita mengingatkan masyarakat, “waspadai bahaya laten PKI”, karena wujud dan bentuknya bisa berubah atau bahkan hilang, namun gerakan dan aksinya akan terus berulang."
Unggahan peringatan bahaya laten tersebut merujuk pada sebuah rekaman kutipan perbincangan yang diunggah sebelumnya oleh pengguna platform media sosial lain.
Dalam kutipan yang disebarkan ulang tersebut, akun @arifbalikpapan1
menyoroti dugaan penyamaran serta tuduhan sepihak di lapangan.
Melalui cuitannya, akun @arifbalikpapan1
menuliskan, "Ini si emak kader PSI? Kalau benar, kotor sekali cara mainnya: menyamar jadi driver Ojol, menuduh mas Botok dari Pati terima duit Apa demi percepatan? Bahaya benar manuver mereka ini".
Sangkaan mengenai taktik penyamaran dan intrik politis di tengah masyarakat itu langsung memantik reaksi keras dari netizen di kolom komentar.
Kecaman tajam dilontarkan oleh warga net yang mengaitkan tindakan manipulatif tersebut dengan strategi politik destruktif.
Tanggapan keras tersebut disampaikan oleh pemilik akun @AmaluddinSSili1
dengan komentar berbunyi, "PKI menghalalkan segala cara, Fitnah disebar demi ambisi politik JAHAT mereka".(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Berkali-kali tak bosan kita mengingatkan masyarakat, “waspadai bahaya laten PKI”, karena wujud dan bentuknya bisa berubah atau bahkan hilang, namun gerakan dan aksinya akan terus berulang. https://t.co/QaJEyurEvT
— 𝐋𝐈𝐑𝐀 ⁽ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ⁾ (@Naz_lira) August 29, 2026