Repelita Jakarta - Sebuah opini keras yang menyoroti kondisi kepemimpinan nasional mendadak viral di platform media sosial X.
Kritik pedas tersebut dilontarkan oleh seorang pengamat kebijakan publik melalui sebuah unggahan terbarunya.
ADVERTISEMENT
Pernyataan menohok tersebut resmi dibagikan ke ruang publik pada tanggal 7 Oktober 2026.
Melalui akun pribadinya, ia mengunggah tulisan singkat yang langsung menyita perhatian ribuan netizen.
Unggahan tersebut berbunyi, "Presidennya penculik and pembunuh. Wakilnya cuma tamat SMP. Sial betul negeri ini."
Cuitan dari akun @giginpraginanto ini mencuat tepat setelah digelarnya sidang putusan sengketa syarat pendidikan di Mahkamah Konstitusi pada Selasa malam.
Dalam persidangan tersebut, majelis hakim secara resmi memutuskan untuk menolak gugatan yang diajukan oleh Denny Indrayana dan rekan-rekannya.
Meskipun gugatan tersebut kandas, pertimbangan hukum yang dibacakan oleh majelis hakim justru memicu polemik baru yang cukup panas.
Hakim Konstitusi Adies Kadir menegaskan bahwa Mahkamah tidak menemukan bukti meyakinkan terkait kepemilikan ijazah luar negeri yang setara tingkat SLTA.
Namun demikian, Mahkamah menyatakan tetap tidak bisa mendiskualifikasi kedudukan hukum Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.
Hal inilah yang kemudian melatari munculnya berbagai reaksi keras serta sentimen negatif dari publik di jagat media sosial.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Presidennya penculik dan pembunuh. Wakilnya cuma tamat SMP. Sial betul negeri ini.
— gigin praginanto (@giginpraginanto) October 6, 2026