Berita, Nasional

[HEBOH] Ferdinand Soroti Video Gibran Main Karet saat Dialog dengan Warga di Aceh: Fokus atau Tertekan?

Repelita.id

07 September 2026 16:48 WIB

[HEBOH]  Ferdinand Soroti Video Gibran Main Karet saat Dialog dengan Warga di Aceh: Fokus atau Tertekan?
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah rekaman video pendek yang memperlihatkan aktivitas Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sedang memainkan karet gelang saat berdialog dengan warga Aceh menjadi pusat perhatian publik.

Aksi spontan nomor dua di tanah air tersebut lantas memicu ulasan mendalam serta tanggapan terbuka dari seorang politikus kenamaan bernama Ferdinand Hutahaean melalui akun media sosial miliknya.

ADVERTISEMENT

Melalui tayangan video yang dibagikan pada hari Sabtu tanggal lima belas Agustus itu, sang tokoh politik menguraikan analisis psikologis di balik kebiasaan memainkan benda di tengah forum penting.

Berdasarkan paparan yang disampaikan, gestur refleks menggerakkan barang tertentu selama proses komunikasi berlangsung dapat mencerminkan dua kemungkinan kondisi kejiwaan seseorang.

Tindakan fisik tersebut bisa dimaknai sebagai upaya keras seseorang dalam mempertahankan tingkat konsentrasi pikiran agar tetap terpusat pada topik perbincangan yang sedang berjalan.

Akan tetapi, kebiasaan membolak-balikkan benda di tangan juga berpotensi menyiratkan adanya tekanan emosional tersembunyi ataupun rasa tidak nyaman yang mendalam.

Penjelasan ilmiah dari sudut pandang psikologi menyebutkan bahwa respons motorik semacam itu berfungsi sebagai perisai mental guna meredam ketegangan atau rasa gugup yang melanda.

Gejala serupa kerap timbul apabila seseorang merasa asing di tengah lingkungan tertentu, atau mengalami kecemasan karena belum memahami materi pembahasan secara utuh.

Sebagai perbandingan perilaku sehari-hari, kebiasaan memutar alat tulis saat berpikir keras atau menggoyangkan kaki secara konstan kerap diasosiasikan dengan kondisi psikis tersebut.

Politikus senior itu berpandangan bahwa gestur memainkan karet dalam rekaman tersebut condong memperlihatkan indikasi psikologis berupa tekanan batin akibat kurang menguasai situasi lapangan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung