Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam kembali mengarah kepada gaya kepemimpinan tertinggi di tanah air setelah gelombang kritik pedas dilayangkan oleh warganet di ruang publik digital.
Unggahan bernada sindiran pedas tersebut dibagikan oleh akun media sosial @blitzaudio6
ADVERTISEMENT
pada 2 hari yang lalu yang langsung memancing atensi masif dari para pengguna internet.
Pertanyaan menohok terkait perilaku dan pola kerja kepala negara dipertanyakan secara terbuka oleh pemilik akun melalui kalimat, Sebetulnya beliau ini apakah punya kepribadian ganda??? Atau hanya mengandalkan laporan?? Kl seperti mantan presiden alm. Kh. Abdurahman wahid sih wajar selalu menerima laporan....
Kolom balasan unggahan tersebut sontak dipenuhi oleh berbagai macam luapan kekecewaan warganet yang menyoroti alokasi anggaran negara yang dianggap tidak tepat sasaran.
Kritik pedas mengenai prioritas pengeluaran keuangan pemerintah diungkapkan secara emosional oleh akun @ye_yee99
lewat balasan tertulis, Buang² duit buat MBG sm kopdes ada, giliran buat yg urgent gak ada uang, dasar tua bangka sakit jiwa.
Sindiran tajam berbalut gaya satir mengenai dugaan royalnya pengeluaran anggaran untuk sektor tertentu dibagikan oleh akun @willtan89
lewat ulasan, Menteri minta anggaran 5 triliun, SAYA KASIH 10 TRILIUN Bawahan minta 50 motor trail, SAYA KASIH 100 MOTOR Kuda cuma 500 jt makan sebulan cm 10 jt? PESAN 100 KUDA.
Komentar serupa mengenai lambatnya penanganan bencana alam akibat alasan keterbatasan dana diutarakan oleh akun @incrediblemonday
melalui kalimat, sudah mas...dia g ada duit kalau buat kebakaran hutan. kalo alokasi embege dan kopedese. diada adain.
Sentilan sinis bernada candaan sarkastik turut dilontarkan oleh akun @yzoe22
lewat tulisan, Apalagi klo buat tek dung pasti adalah pokoknya😆.
Desakan agar program pemerintah yang dinilai pemborosan segera dihentikan demi pengadaan alutsista darurat disampaikan oleh akun @antonius_f.r
melalui balasan, Pak itu program MBGnya di stop, kemudian kopdes bubarin Dah fix kebeli dah itu helikopter 10 ☺️.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads