Repelita Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB yang juga merupakan anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Hasanuddin Wahid, angkat bicara merespons pernyataan kontroversial dari Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, yang menuding Presiden Prabowo Subianto memiliki hubungan khusus dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Pria yang akrab disapa dengan panggilan Cak Udin itu mengingatkan dengan tegas bahwa semua pihak harus jauh lebih berhati-hati ketika menyampaikan pernyataan-pernyataan tertentu ke hadapan publik luas.
ADVERTISEMENT
Pernyataan santun namun bernada peringatan tersebut disampaikan langsung oleh Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada hari Senin tanggal 4 Mei 2026.
Menurut pandangan Cak Udin, adab atau tata krama yang baik harus diutamakan terlebih dahulu jika seseorang ingin mengucapkan sesuatu di hadapan publik yang heterogen.
Ia menyatakan secara blak-blakan bahwa berbicara tanpa dilandasi oleh data yang kuat dan akurat akan sangat mengkhawatirkan bagi masa depan demokrasi Indonesia.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pernyataan-pernyataan yang hanya berpotensi membuat suasana menjadi gaduh dan ricuh pada akhirnya hanya akan merugikan bangsa dan negara secara keseluruhan.
Politikus senior PKB ini pun mengajak seluruh elit politik untuk lebih mengedepankan dialog yang substantif dan berbasis fakta daripada melontarkan tuduhan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok