Berita, Nasional

Habib Hanif Alatas Serukan Massa Kepung Konser Andrea Bocelli Di Kemayoran Buntut Dugaan Dukungan Terhadap Israel

Repelita.id

05 November 2026 21:31 WIB

Habib Hanif Alatas Serukan Massa Kepung Konser Andrea Bocelli Di Kemayoran Buntut Dugaan Dukungan Terhadap Israel
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Gelombang penolakan massal terhadap penyelenggaraan acara hiburan komersial asing di ibu kota kian memuncak seiring menguatnya solidaritas dari berbagai organisasi kemasyarakatan siber.

ADVERTISEMENT

Aksi pemboikotan tersebut dipicu oleh adanya indikasi penggalangan dana kemanusiaan fantastis yang dialokasikan sepihak guna mendukung logistik pasukan militer luar negeri.

Rangkaian kronologi pengondisian massa di area panggung pertunjukan tersebut dibongkar secara transparan melalui ulasan video di saluran digital global.

Takarir analitis dari perwakilan tokoh pemuda nasional ditayangkan langsung oleh kanal YouTube mimbar rakyat pada hari Kamis tanggal lima November tahun dua ribu dua puluh enam.

"Yang saat tadi malam saudara acara tetap berlangsung tetapi ribuan laskar dan gabungan ormas turun saudara mengepung Borobudur dan memberikan rasa takut kepada penyelenggara termasuk rasa takut kepada siapapun yang hadir termasuk manajemennya saudara dan alhamdulillah umat Islam tetap tegar walaupun dihadang 3.299 299 personil yang disiapkan untuk mendukung daripada penyanyi yang mendukung daripada Zionis Israel saudara," kata Habib Hanif Alatas dalam kutipan aslinya.

Ia menegaskan bahwa eskalasi gerakan penolakan sipil ini dipastikan akan berlanjut secara masif pada agenda pertunjukan berikutnya di wilayah Jakarta Pusat.

Seluruh elemen masyarakat dan barisan laskar dari berbagai penjuru daerah diserukan untuk merapatkan barisan guna memastikan wilayah ibu kota steril dari kehadiran figur asing promiliter tersebut.

"Besok ini Bocelli akan buat aksi lagi Saudara dia akan buat konser tanggal 3 November DJ Expo Kemayora kalau kemarinlah saya serukan kepada seluruh umat catat tanggal 3 November bakdal asar kita kumpul di Kemayoran kita pastikan Poceli tidak tampil Jakarta betul," ucap Habib Hanif Alatas membakar semangat jemaah.

Di sisi lain, perayaan momentum hari jadi organisasi keagamaan yang keenam tersebut juga diwarnai dengan ulasan kritis mengenai rekam jejak kebijakan penegakan hukum masa lalu.

Pihak internal menyayangkan jalannya pembubaran sepihak kelembagaan di masa kepemimpinan lama yang dinilai tidak bersandar pada asas keadilan yuridis administrasi negara yang sah.

Publik membandingkan perlakuan kooperatif birokrasi terhadap partai politik bermasalah yang menampung banyak koruptor makro dengan represi berlapis yang dialami ormas dakwah Islam.

Kendati menghadapi tekanan struktural, barisan pemuda berkomitmen menjaga Front Persaudaraan Islam agar tetap istiqamah bertindak sebagai ikon pergerakan amar makruf nahi munkar di tengah masyarakat luas.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung