Berita

Guyonan akun Iran garis lucu “Trump vs Meloni Memanas, Kedutaan Iran di Ghana Trolling: ‘Kami Mau Lamaran Jadi Sekutu Baru Italia

Repelita.id

17 April 2026 15:52 WIB

Guyonan akun Iran garis lucu  “Trump vs Meloni Memanas, Kedutaan Iran di Ghana Trolling: ‘Kami Mau Lamaran Jadi Sekutu Baru Italia
Foto: Istimewa

Repelita Accra - Kedutaan Besar Iran untuk Ghana kembali mencuri perhatian publik dengan unggahan jenius di media sosial yang merespons perseteruan antara Presiden AS Donald Trump dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

Dalam cuitan yang diposting pada Rabu (15/4/2026) di akun X @IRAN_GHANA, kedubes tersebut dengan cerdik menawarkan diri menjadi sekutu baru Italia setelah Roma kehilangan teman di Washington.

ADVERTISEMENT

"Dear warga Italia, Perdana Menteri kalian baru saja membela Paus dan kehilangan sekutu di Washington — sang Commander in Grief (Panglima Kesedihan), pria paling 'powerfool' (tolol) di muka bumi," tulis kedubes Iran seperti dikutip dari unggahan tersebut.

Kami ingin melamar untuk mengisi kekosongan sekutu tersebut, lanjut pernyataan yang disusun dalam format surat lamaran pekerjaan itu.

Kualifikasi yang ditawarkan Iran antara lain pengalaman 7.000 tahun peradaban, kecintaan bersama terhadap puisi dan arsitektur, serta makanan yang waktu persiapannya lebih lama daripada daya konsentrasi otaknya Trump.

Satu-satunya perselisihan antara Iran dan Italia hanyalah soal siapa yang pertama kali menemukan es krim.

Faloodeh lahir lebih dulu, sementara gelato tampil lebih masyhur, dan kedua negara telah berada dalam 'perang dingin' mengenai hal ini selama 2.000 tahun.

Cuitan tersebut viral setelah Trump menghina Paus Leo XIV dengan menyebutnya lemah terhadap kejahatan dan buruk dalam kebijakan luar negeri karena sikap anti-perangnya.

Meloni yang memimpin pemerintahan konservatif dengan nilai-nilai Katolik yang kuat secara terbuka membela Paus dan menyebut pernyataan Trump tidak dapat diterima.

Ketegangan antara Meloni dan Trump sebenarnya sudah memuncak lebih awal akibat Italia yang memilih menjaga jarak dengan menolak mengirim bantuan militer untuk membuka Selat Hormuz.

Italia juga menolak memberikan izin bagi pesawat pengebom AS untuk mendarat di pangkalan udara Sisilia, serta menangguhkan perjanjian kerjasama pertahanan dengan Israel.

Trump kemudian membalas dengan menyebut Meloni pengecut dan berbeda dari yang ia bayangkan, sementara Meloni dinilai abai terhadap ancaman nuklir Iran.

Menariknya, kelakuan kasar Trump ini justru menyatukan berbagai faksi politik di Italia, termasuk lawan politik sengit Meloni dari partai oposisi.

Pemimpin oposisi Elly Schlein berpidato dengan api-api bahwa Italia adalah negara bebas dan berdaulat yang tidak bisa diintimidasi oleh pemimpin asing mana pun.

Faloodeh yang disebut dalam cuitan viral tersebut merupakan makanan penutup tradisional Persia yang dianggap sebagai salah satu bentuk awal es krim di dunia.

Hidangan unik berbahan dasar mi pati dan air mawar ini telah dikenal sejak sekitar 400 Sebelum Masehi, ketika bangsa Persia kuno menyimpan es di gurun menggunakan struktur bernama Yakhchal.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung