Repelita [Jakarta] - Peristiwa kelalaian operasional yang memicu letupan hebat melanda fasilitas penyimpanan peluru militer di kawasan Saradan, Madiun pada Kamis pagi.
Petaka tersebut berlangsung tepat ketika sejumlah anggota militer tengah merampungkan tugas kedinasan harian di dalam kompleks pergudangan.
ADVERTISEMENT
Guncangan fatal itu seketika pecah saat para personel sedang sibuk melangsungkan agenda pembenahan berkala serta sterilisasi area logistik persenjataan.
Dampak dari musibah mematikan ini merenggut nyawa seorang tentara, melukai parah empat personel, serta menyebabkan dua prajurit lainnya menderita cedera ringan.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Donny Pramono mengonfirmasi bahwa jajaran komando di area terdampak segera menginisiasi prosedur evakuasi darurat pasca-kejadian.
Seluruh korban luka maupun meninggal dunia langsung dilarikan menuju fasilitas kesehatan terdekat guna memperoleh tindakan kedokteran secara intensif.
Hingga saat ini sebuah komite pemeriksa khusus dari jajaran tertinggi markas besar militer masih terus mendalami pemicu utama timbulnya letupan tersebut.
"Investigasi dilakukan secara menyeluruh. Tidak ada batas waktu, tetapi kami akan menyelesaikannya secepat mungkin," ujarnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok