Berita, Viral Sosmed

GRIB Jaya Bantah Terlibat Kerusuhan Slipi Pengemudi Ojol Mengaku Diserang Rombongan Beratribut Ormas

Repelita.id

29 August 2026 23:50 WIB

GRIB Jaya Bantah Terlibat Kerusuhan Slipi Pengemudi Ojol Mengaku Diserang Rombongan Beratribut Ormas
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Tuduhan keterlibatan organisasi kemasyarakatan dalam peristiwa insiden kerusuhan pascademo di Gedung DPR RI pada Kamis malam terus memicu perdebatan sengit di tengah publik.

Rekaman video yang memperlihatkan lima unit truk pembawa rombongan berikat kepala putih serta berbekal balok kayu panjang di ruas Tol Slipi menjadi pemicu utama timbulnya amuk massa.

ADVERTISEMENT

Menanggapi tuduhan yang beredar luas di media sosial, perwakilan hukum organisasi massa tersebut langsung memberikan bantahan resmi atas keterlibatan jajarannya.

Kuasa hukum GRIB Jaya Wilson Colling menyampaikan klarifikasi atas posisi kelembagaannya pascainsiden tersebut.

"Saya mengatakan bahwa GRIB tidak terlibat di dalam kerusuhan tersebut. Secara institusi, kelembagaan ya, kami orang hukum pasti mengetahui jika ada pergerakan-pergerakan seperti itu," kata Kuasa hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Jumat (28/8/2026).

Wilson Colling menegaskan bahwa tidak pernah ada perintah resmi dari Ketua Umum Rosario de Marshall alias Hercules kepada seluruh kader untuk terlibat dalam aksi massa.

Sebaliknya, pimpinan tertinggi organisasi justru memerintahkan penahanan diri demi membantu tugas kepolisian dalam mengamankan ibu kota.

Wilson Colling menjelaskan arahan internal pimpinan organisasi dalam mempertahankan iklim Jakarta yang kondusif.

“Karena Jakarta adalah milik kita semua. Oleh karena itu kita jaga ketertiban jangan sampai ada masalah. Untuk menjaga keamanan ketertiban adalah kita semua, termasuk GRIB juga menjaga kenyamanan, ketertiban untuk Jakarta yang damai, aman, dan nyaman,” tutur dia.

Di sisi lain, pengakuan berbeda dilontarkan oleh para pengemudi ojek online yang berada langsung di lokasi kejadian saat perselisihan memuncak.

Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @InfoJKT24

pada Sabtu (29/8/2026) yang memuat kesaksian para pekerja transportasi daring di area Slipi.

Seorang pengemudi ojek online memberikan pengakuan tertulis terkait peristiwa serangan kelompok bersenjata tersebut.

"Posisi saya lagi di lampu merah Slipi, kita bukan bentrok sama polisi saja, bentrok sama ormas yang teriak 'GRIB Jaya'. Mereka nyerang ojol," ucap seorang driver ojol dalam video tersebut.

Pengemudi tersebut menambahkan rincian mengenai kedatangan kelompok penyerang dari akses bebas hambatan.

"Ada beberapa ojol jadi korban, mereka datang lewat tol pakai truk," imbuhnya.

Korban pemukulan dari pihak pekerja transportasi daring turut memberikan kesaksian mengenai tindakan kekerasan yang dialaminya di lapangan.

"Saya bang korbannya, saya dipukulin sama temen saya," kata driver ojol itu.

Pengemudi korban penganiayaan tersebut merinci bentuk serangan balok serta atribut yang dikenakan oleh kelompok penyerang.

"Saya lagi videoin saya dipukul pakai balok,"

"Mereka bawa senjata, mereka teriak 'GRIB Jaya' dan ada yang pakai baju GRIB Jaya juga," tambahnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung