Berita, Nasional

Gelar Drs Jokowi Saat Wali Kota Solo Kembali Dipersoalkan, Edy Singgung Dokumen Pencalonan yang Hilang

Repelita.id

24 September 2026 16:12 WIB

Gelar Drs Jokowi Saat Wali Kota Solo Kembali Dipersoalkan, Edy Singgung Dokumen Pencalonan yang Hilang
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Polemik gelar akademik Joko Widodo saat menjabat Wali Kota Solo kembali mencuat setelah Edy Bayo Regar menyampaikan pernyataan melalui akun X @regar_op0sisi.

Unggahan tersebut disampaikan pada Kamis, 24 September 2026 pukul 13.24 WIB, dengan mengomentari cerita Beathor mengenai gelar Jokowi ketika memimpin Solo.

ADVERTISEMENT

Edy menyinggung dugaan perbedaan dokumen yang digunakan dalam proses pencalonan Jokowi sebagai wali kota Solo dengan dokumen pada pencalonan berikutnya.

“Cerita pak Beathor tentang gelar Jokowi ketika jadi walikota Solo adalah Drs bukanlah isapan jempol semata. Sebab jika ijazah yg digunakan Jokowi ketika mendaftar jadi cawalkot Solo sama dengan ketika mendaftar jadi cagub DKI ataupun capres, tentulah berkas berkasnya yg di KPUD Solo gak bakal dihilangkan. Karena berbeda makanya dikatakan hilang. Begitu besarnya pengaruh seorang yg bernama Jokowi hingga banyak orang yg rela menanggung dosa demi melindunginya. Jokowi sukses membeli orang-orang KPUD Solo dan KPU pusat. KPU pusat dan KPUD Solo harus dirermasi total.”

Pernyataan tersebut juga memuat tudingan Edy mengenai pengaruh Jokowi terhadap pihak-pihak yang menangani proses administrasi pemilu.

Namun, tudingan bahwa Jokowi membeli orang-orang di KPUD Solo dan KPU pusat merupakan klaim yang disampaikan Edy dalam unggahannya dan tidak disertai bukti dalam postingan tersebut.

Dalam unggahan yang sama, Edy mengutip pernyataan sebelumnya mengenai dugaan penggunaan gelar Drs saat Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon wali kota Solo.

“Terbongkar... Gelar Jokowi ketika jadi walikota Solo adalah Drs sebab ijazah yg dipakainya ketika mendaftar di KPUD Solo adalah ijazahnya Dumatno lulusan STIE Surakarta. Kacau memang keluarga ini🤣”

Nama Beathor Suryadi sebelumnya memang muncul dalam perdebatan mengenai gelar akademik Jokowi ketika menjadi Wali Kota Solo.

Dalam pemberitaan September 2025, Beathor menyatakan Jokowi menggunakan gelar Drs saat menjabat Wali Kota Solo dan menyebut adanya data yang menurutnya berkaitan dengan dokumen pencalonan Jokowi.

Beathor juga pernah menyatakan bahwa dokumen yang digunakan untuk mendaftar sebagai calon wali kota Solo disebutnya milik Dumatno Budi Utomo, yang disebut sebagai lulusan STIE Surakarta. (iNews.ID)

Namun, klaim tersebut merupakan pernyataan Beathor yang menjadi bagian dari polemik mengenai dokumen pendidikan Jokowi dan belum dapat diperlakukan sebagai fakta yang telah terbukti.

Perdebatan mengenai gelar Drs dan Ir Jokowi ketika mencalonkan diri sebagai Wali Kota Solo juga pernah diberitakan pada 2025, termasuk keterangan mengenai penggunaan kedua gelar tersebut. (Rmol.id)

Sejumlah pengguna X kemudian memberikan tanggapan terhadap unggahan Edy Bayo Regar.

Jongky Joker menulis, “Jangan susah susah cari buktinya, minta rekaman dokumentasi pemberitaan di rcti atau sctv kan saat jokowi di lantik jadi walkot solo pasti ada arsip videonya. Kpu boleh menghilangkan BB nya tapi station tv pasti punya arsip video pelantikannya.”

4gung 4bi Z4 berkomentar, “Harus ada sanksi hukum utk pembelajaran, bila ada pihak yg sengaja menutupi kasus ini .”

Sementara itu, bobie mempertanyakan informasi tersebut dengan menulis, “HOAKS apalagi ini”

Ray memberikan tanggapan singkat, “A1 kah?”

Rangkaian komentar itu menunjukkan adanya respons berbeda terhadap klaim yang disampaikan Edy, mulai dari permintaan bukti hingga pertanyaan mengenai kebenaran informasi.

Polemik tersebut kembali menempatkan dokumen pencalonan Jokowi pada Pilkada Solo sebagai salah satu bagian yang dipersoalkan dalam perdebatan mengenai riwayat pendidikan dan penggunaan gelar akademiknya.

Hingga unggahan Edy pada 24 September 2026 tersebut, tidak terdapat dokumen asli dalam postingan yang ditampilkan yang dapat menjadi bukti independen atas seluruh tudingan yang disampaikannya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung