Repelita Bandung - Media sosial kembali ramai dibahas kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan kampus setelah kasus di Fakultas Hukum Universitas Indonesia belum mereda.
Kali ini polemik muncul di Institut Teknologi Bandung melalui video mahasiswa Himpunan Mahasiswa Tambang yang menyanyikan lagu berjudul Erika.
ADVERTISEMENT
Video tersebut diunggah ulang akun X @iPoopBased pada Senin 13 April 2026 dan langsung memicu kemarahan publik karena lirik lagu dinilai sangat kontroversial serta merendahkan perempuan.
Lagu Erika merupakan karya Orkes Semi Dangdut Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan ITB yang sudah dikenal di lingkungan internal sejak tahun 1979.
Dalam rekaman video mahasiswa terlihat bernyanyi dan berdansa bersama meski momen tersebut diduga berasal dari tahun 2020.
Namun video lama itu kembali viral seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu pelecehan seksual di kampus.
Unsur vulgar dalam lirik lagu memicu kecaman luas karena dianggap mengobjektifikasi perempuan dan tidak pantas beredar di platform musik seperti Spotify dengan kredit OSD HMT-ITB.
Peristiwa ini menuai kritik tajam dari netizen yang menilai tindakan tersebut tidak sesuai dengan etika lingkungan akademik.
Bisa-bisanya.
Dan di situ ada perempuan. Perempuan ke perempuan, loh. Kok mereka biasa saja.
Kritik tersebut mencerminkan keprihatinan publik atas normalisasi konten yang merendahkan martabat perempuan di kalangan mahasiswa.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok