Berita, Viral Sosmed

[GEGER] Pecinta Hewan Protes Penggunaan Istilah Anjing Untuk Menyebut Pejabat Koruptif di Media Sosial

Repelita.id

14 October 2026 23:35 WIB

[GEGER] Pecinta Hewan Protes Penggunaan Istilah Anjing Untuk Menyebut Pejabat Koruptif di Media Sosial
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Protes keras dari para pecinta hewan dan warga digital membanjiri lini masa media sosial pasca munculnya narasi publikasi yang menyamakan perilaku buruk oknum politisi dengan karakteristik satwa domestik.

Informasi mengenai gelombang keberatan tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @michele.misell pada hari Rabu tanggal empat belas Oktober dua ribu dua puluh enam.

ADVERTISEMENT

Melalui postingannya, ia menegaskan sikap ketidaksetujuan dengan mencuit, "Wah mau menghina Anjing ya.. TIDAK BERPRIKEANJINGAN nih.Anjing itu binatang pintar,setia dan penyayang martabatnya lebih tinggi dibandingkan dengan orang2 ini masa disama-samain? Mereka tidak pantas disamakan sama binatang mana pun yg ada didunia ini!!"

Penggunaan istilah satwa tersebut sebagai ungkapan cercaan dinilai tidak adil mengingat karakteristik dasar hewan peliharaan yang dikenal memiliki kedekatan emosional sangat baik dengan manusia.

Akun netizen @mlledeekusuma turut menyampaikan saran koreksi penulisan narasi kepada salah satu institusi pemberitaan nasional agar lebih bijak dalam menyusun sudut pandang artikel.

"@tempodotco C'mon, you can do better! I give you an idea : Tidak Semua yang Jahat Berwujud Iblis, Ada Juga yang Berwujud Manusia. As a pawrent, I oppose using the word "Anjing" to mention bad, devilish people. Dogs are loyal, kindhearted, smart and empathetic while those governors are nothing but morons. Please use the word anjing wisely" ketik @mlledeekusuma.

Pernyataan senada mengenai perbandingan moralitas tersebut juga dipertegas secara singkat oleh pengguna akun @yvonne.5317 melalui kolom komentar.

"Anjingku tidak garong uang rakyat." tulis @yvonne.5317.

Kritik terhadap kelayakan penyematan istilah analogi itu pun terus mengalir dari netizen lain yang menganggap tindakan para pejabat korup jauh lebih rendah nilainya.

"Terlalu bagus mereka disebut anjing !" kecam akun @blck.synth.

Warga digital menilai ada kontradiksi besar ketika karakter mulia satwa domestik dipakai untuk menggambarkan sifat keserakahan manusia.

"Anjing itu hewan yg baik, pintar, setia. Knp menyamakan orang2 jahat, bodoh dan kejam dgn anjing?" keluh akun @erlianiikeyolanda.

Sindiran bernada satir kemudian menutup rangkaian pembahasan mengenai rendahnya integritas para penguasa di mata masyarakat luas.

"Brtti ini lbih parah gtu.. hmmmm ...kamu kok pintar.." pungkas akun @aidil.akhbar.334.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung