Berita, Internasional

Gagal Negosiasi Tarif Perdagangan Kanada Nyatakan Perang Ekonomi Terhadap Amerika Serikat

Repelita.id

23 August 2026 14:32 WIB

Gagal Negosiasi Tarif Perdagangan Kanada Nyatakan Perang Ekonomi Terhadap Amerika Serikat
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kebijakan tarif impor Amerika Serikat memicu ketegangan baru dan memunculkan respons keras dari pemerintah Kanada.

Pemerintah Kanada menyatakan situasi terkini sebagai perang ekonomi usai berlanjutnya ketidaksepakatan dalam pembahasan aturan perdagangan dengan Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

Donald Trump mengumumkan pemberlakuan kebijakan tarif baru sebesar 50 persen yang menyasar komoditas ekspor Kanada bernilai sekitar US$20 miliar.

Langkah penetapan tarif tinggi tersebut melingkupi sektor manufaktur baja, aluminium, suku cadang otomotif, produk pertanian, hingga kayu lunak.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menilai tindakan pemerintah Amerika Serikat sebagai upaya untuk menekan perekonomian negaranya demi menguasai pasar domestik.

Ia menegaskan bahwa Kanada terus berupaya memperkuat struktur ekonomi dalam negeri agar tidak memiliki ketergantungan pada Amerika Serikat.

Sebagai tindakan balasan, Kanada berencana menerapkan tarif dengan nilai setara terhadap produk ekspor Amerika Serikat mulai 8 September.

Melalui platform Threads, pemilik akun nandxnandza mengunggah sorotan atas dinamika negosiasi perdagangan tersebut dan memicu gelombang komentar netizen.

Akun areksaja memberikan pandangan mengenai reputasi kepemimpinan Mark Carney di ranah internasional serta menyinggung dampak kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Dukungan moral bagi pemerintah Kanada dilontarkan oleh akun titik_renggo yang menulis "Save Kanada 🇨🇦🍁".

Sementara itu akun algorithmvisitor mengkritik kebijakan proteksionisme yang dinilai justru dapat melemahkan posisi adidaya Amerika Serikat di tingkat global.

Kritik tajam mengenai rekam jejak diplomasi dan penguasaan sumber daya alam turut disampaikan oleh akun arifrahman_23456.

Sindiran mengenai gaya kepemimpinan yang kontroversial dilayangkan oleh akun nasarudinadi dalam kolom komentar.

Rangkaian tanggapan ditutup oleh akun casual_ingenuous yang menilai kebijakan tarif tersebut justru merugikan stabilitas ekonomi domestik Amerika Serikat sendiri. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung