Repelita [Jakarta] - Polemik terkait keabsahan ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi, kembali memanas dengan munculnya tantangan terbuka di ruang publik.
Kali ini, Ketua Umum Perkumpulan Anak Jokowi, Fritz Alor Boy, menantang Roy Suryo untuk membuktikan keaslian gelar doktor yang ia miliki.
ADVERTISEMENT
Fritz yang berprofesi sebagai pengacara ini menuntut Roy Suryo menunjukkan bukti riwayat pendidikan S3, mulai dari masa pendaftaran hingga kelulusan.
Ia merasa gerah karena Roy Suryo dinilai kerap melontarkan tuduhan terkait pemalsuan ijazah orang lain, termasuk kepada dirinya dan Jokowi.
Kepada Roy Suryo, Anda selalu bilang ijasa orang lain palsu, punya saya dan punya Pak Jokowi, ujar Fritz, Selasa, 14 Juli 2026.
Fritz menegaskan agar pihak yang sering menuduh harus berani mempertanggungjawabkan latar belakang pendidikannya sendiri terlebih dahulu.
Kali ini saya menantang Anda, kalau memang Anda itu punya ijasa S3, buktikan ke kita, tegasnya.
Ia menyebut telah memperoleh informasi bahwa Roy Suryo merupakan lulusan program doktor dari Universitas Negeri Jakarta.
Saya cek di media sosial bahwa Anda itu katanya lulus S3 UNJ, tutur Fritz.
Karena itu saya menantang Anda, tolong buktikan ke kami, kapan Anda mendaftar di UNJ, kapan Anda selesai, kapan Anda selesai, kapan Anda wisuda, tambahnya.
Fritz menyatakan kesiapannya mendatangi kampus terkait untuk melakukan verifikasi langsung jika Roy Suryo tetap bungkam atau gagal memberikan bukti.
Jika Anda tidak mampu membuktikan, maka saya akan datangi Universitas Jakarta UNJ untuk menanyakan secara langsung, tandasnya.
Betul tidak Anda itu alumni UNJ untuk S3? Saya tunggu, Roy Suryo, kuncinya.
Sementara itu, sosiolog hukum dari Universitas Negeri Jakarta, Prof Ciek Julyati Hisyam, mengusulkan pengujian ijazah Jokowi melalui laboratorium independen.
Langkah ini dinilai sebagai solusi untuk meredam kegaduhan yang terus terjadi dan agar hasilnya dapat diterima secara objektif oleh semua pihak.
Saya mengatakan bahwa harus dilakukan oleh laboratorium independen, ujar Ciek, Kamis, 9 Juli 2026.
Ia menyinggung dokumen yang diunggah juru bicara PSI, Dian Sandi Utama, dan mempertanyakan asal-usul dokumen tersebut.
Apakah Dian Sandi itu punya ijazah itu sampai bisa mengupload seperti itu? Nah Dian Sandi dapetin dari siapa?, timpalnya.
Menurut Ciek, ijazah asli yang kini disimpan oleh Jokowi pun harus dikeluarkan untuk kemudian diuji secara bersamaan guna menuntaskan perkara ini.
Yang nyimpan Pak Jokowi, ayo keluarkan. Udah periksa coba dua-duanya. Kelar gitu loh. Oleh independen gitu loh, imbuhnya.
Ia menekankan bahwa pemeriksaan harus dilakukan oleh pihak eksternal yang benar-benar netral agar tidak ada kepentingan di dalamnya.
Kalau dengan di dalam negeri ya tetap aja. Ada kepentingannya menurut saya sih gitu, pungkasnya. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok