Berita, Nasional

Ferry Amsari: Rocky Gerung Cenderung Anggap Prabowo Sosialis, Saya Tidak Percaya, yang Ada Fasisme

Repelita.id

08 September 2026 21:14 WIB

Ferry Amsari: Rocky Gerung Cenderung Anggap Prabowo Sosialis, Saya Tidak Percaya, yang Ada Fasisme
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Wacana mengenai arah kebijakan serta corak pemerintahan nasional mendadak menjadi perbincangan hangat di ruang publik digital.

Pengamat politik senior mendapati bantahan keras ketika mengulas karakteristik kepemimpinan eksekutif bersama seorang pejabat negara.

ADVERTISEMENT

Dalam sebuah rekaman diskusi yang beredar luas, pejabat negara tersebut menyoroti cara pandang pengamat politik terhadap figur kepala negara saat ini.

Cuma memang gagasan Bang Rocky punya kecenderungan sekarang menganggap Pak Prabowo itu betul-betul sosialisme, ujar Ferry Amsari pada Selasa, 8 September 2026.

Menanggapi analisis tersebut, ia secara terbuka menyatakan ketidaksetujuannya terhadap asumsi bahwa pemerintah menjalankan gagasan sosialisme murni.

Saya tidak percaya itu, yang ada adalah fasisme, tegasnya saat mengupas dinamika politik nasional dalam forum diskusi tersebut.

Perdebatan filosofis itu bermula ketika kedua tokoh membahas pelaksanaan program kerakyatan serta target pembangunan koperasi desa yang digagas pemerintah.

Ferry membeberkan bahwa ribuan titik unit usaha kerakyatan tersebut justru ditemukan berdiri di atas kawasan hutan berdasarkan data lembaga resmi negara.

Bang Rocky harus paham, data terbaru, ini resmi dari negara, data Stranas Pemberantasan Korupsi, ucapnya menjelaskan temuan investigasi tersebut.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa posisinya bukanlah menolak konsep dasar perkoperasian yang menjadi sokoguru perekonomian rakyat.

Pada dasarnya kami pendukung koperasi, saya terlibat dalam koperasi pegawai, teman-teman saya bergerak dalam isu koperasi, jadi tidak mungkin kami anti-koperasi, jelasnya.

Persoalan utamanya terletak pada metode eksekusi di lapangan yang dinilai menyimpang dari nilai-nilai demokrasi ekonomi konstitusional para pendiri bangsa.

Yang kami permasalahkan Koperasi Merah Putih dibangun di luar semangat demokrasi ekonomi konstitusional yang digagas oleh ibu bapak bangsa kita, pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung