Berita, Nasional

Feri Amsari Sebut Masyarakat Mengolok-olok Presiden Karena Logika Politik dan Matematika Prabowo Nggak Nyambung

Repelita.id

09 August 2026 22:08 WIB

Feri Amsari Sebut Masyarakat Mengolok-olok Presiden Karena Logika Politik dan Matematika Prabowo Nggak Nyambung
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Sorotan tajam terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali dilayangkan oleh Mensesneg Kabinet Bayangan Feri Amsari.

Feri menilai cara pimpinan negara dalam menyampaikan gagasan dan mengelola pemerintahan justru memicu gelombang respons negatif dari publik.

ADVERTISEMENT

"Lihat betapa banyak masyarakat sekarang sedang mengolok-olok presiden," bebernya.

Masyarakat dinilainya makin kritis terhadap pola komunikasi pimpinan nasional yang kerap dianggap tidak menyentuh akar persoalan dasar.

"Karena presiden itu logikanya nggak nyambung, matematika saja tidak selesai, apalagi urusan yang lain, karena negara harus dibangun dengan logika berkonstitusi," timpal Feri.

Penyelenggaraan negara ditegaskannya wajib disandarkan pada norma tata hukum serta nilai dasar bernegara secara konsisten.

"Tafsirnya apa berkonstitusi, karena saya fokus saya ilmu tafsir konstitusi ya, tafsir konstitusi itu mudah bang, sudah ada catatan semua, sudah ada pandangan founding fathers kita," sebutnya.

Gaya kepemimpinan yang kerap mengatasnamakan kepentingan publik tanpa dasar argumentasi yang rasional diperingatkan dapat membahayakan iklim demokrasi.

"Kalau mau pakai itu, jangan semua dialas bahwa ini demi kebaikan orang banyak, itu namanya ultranasionalisme," lanjut Feri.

Ia mengibaratkan narasi-narasi kebangsaan berlebihan tersebut memiliki kemiripan dengan pola retorika para pimpinan otoriter dunia di masa lalu.

"Tahu apa pemimpin yang selalu berpidato ultranasionalisme? Namanya Hitler, Mussolini, itu ujungnya (tragis)," kuncinya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung