Berita, Nasional

Erizal Kritik Sikap Nadiem Makarim yang Dinilai Terlalu Percaya Diri Pasca Divonis 10 Tahun Penjara

Repelita.id

03 July 2026 23:45 WIB

Erizal Kritik Sikap Nadiem Makarim yang Dinilai Terlalu Percaya Diri Pasca Divonis 10 Tahun Penjara
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal, melontarkan kritik pedas terhadap sikap terdakwa Nadiem Makarim yang dinilai terlalu jemawa pasca-pembacaan vonis kasus korupsi.

Komentar ini merespons pernyataan Nadiem yang mengklaim bahwa empat hakim Tipikor tidak berani menatap wajahnya karena merasa tertekan nurani akibat putusan tersebut.

ADVERTISEMENT

Kurang sreg saja mendengarnya. Hakim dianggap tidak sanggup melihat wajahnya, karena putusan berlawanan dengan hati nurani? Nadiem terlalu kepedean, ujar Erizal, Kamis (2/7/2026).

Erizal menegaskan bahwa seorang terdakwa memang memiliki hak untuk berpendapat, termasuk memuji hakim yang memihak atau menyudutkan hakim yang memvonisnya bersalah.

Namun, ia mengingatkan agar setiap pihak tetap menghormati mekanisme hukum yang berlaku alih-alih membangun opini subjektif.

Putusan tetaplah putusan yang harus dihormati, apa pun putusan itu. Kalau tidak puas, maka bisa ditempuh proses hukum lainnya yang masih tersedia, tambahnya.

Sebagaimana diketahui, majelis hakim menjatuhkan vonis 10 tahun penjara beserta denda Rp1 miliar kepada Nadiem dalam perkara ini.

Jika denda tersebut tidak dilunasi dalam waktu satu bulan, maka harta milik terpidana dapat disita atau diganti dengan pidana kurungan selama 190 hari.

Selain itu, ia diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp809.597.125.000, dengan konsekuensi pidana penjara tambahan selama lima tahun jika harta benda tidak mencukupi untuk menutupi kerugian negara.

Masa penahanan yang telah dijalani terdakwa akan dikurangkan sepenuhnya, sementara status tahanan rumah sejak 12 Mei 2026 diperhitungkan sepertiga sesuai aturan hukum yang berlaku.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung