Berita, Nasional

Eks Waketum Projo Budianto Tarigan Sarankan Wapres Gibran Mundur Demi Jaga Martabat Keluarga

Repelita.id

08 October 2026 16:59 WIB

Eks Waketum Projo Budianto Tarigan Sarankan Wapres Gibran Mundur Demi Jaga Martabat Keluarga
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Desakan moral agar pimpinan tertinggi negara mengambil langkah mundur dari kedudukan konstitusional pasca-putusan keabsahan berkas kepemimpinan nasional kian menguat.

Saran strategis tersebut dilontarkan oleh mantan pengurus teras aliansi sukarelawan pendukung pemerintah dalam sebuah dialog evaluasi ketatanegaraan.

ADVERTISEMENT

Pernyataan substantif mengenai usulan pengunduran diri tersebut dipaparkan oleh Wakil Ketua Umum Relawan Pro Jokowi (Projo) periode 2014-2019 Budianto Tarigan dalam tayangan siniar kanal YouTube Forum Keadilan TV pada hari Kamis, 8 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengkaji dasar keputusan sidang majelis hakim konstitusi terkait syarat pemenuhan ijazah kelulusan luar negeri milik Gibran Rakabuming Raka.

Ia memaparkan kesimpulan hukumnya di hadapan jurnalis senior dengan menyatakan, saya sarankan sebagai pernah berteman dengan akal dan pikiran yang jernih sebaiknya Gibran mengundurkan diri dari wakil presiden Ini nasihat dari seorang teman yang enggak ada kepentingan aneh-aneh selain untuk menjaga martabat keluarga dan termasuk anak cucunya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar internal inti dari lingkaran dinasti politik Solo turut andil dalam memberikan saran objektif demi kebaikan marwah bangsa.

Menurut dugaannya, peran keluarga terdekat sangat krusial agar sang pejabat tidak lagi defensif mengikuti masukan kelompok yang haus akan jabatan kekuasaan.

Ia menguraikan porsi pengaruh keluarga tersebut dengan berpendapat, Pak Jokowi kan aktor ini Tapi Bu Irana mungkin sebagai ibu rumah tangga juga punya kekuasaan yang sangat luar biasa yang kadang-kadang kita enggak lihat secara kasat mati secara politik ya Tapi sebagai seorang ibu tentu beliau punya porsi yang tidak kecil mestinya Bu Iriana ngomong sama suaminya sama Pak Jokowi "Pak sudahlah Pak kali ini kita mendengar aspirasi masyarakat sehingga kita katakan bahwa lebih baik Gibran mundur."

Ia juga mengingatkan potensi guncangan sosiopolitik yang jauh lebih besar dan kompleks di masa mendatang apabila opsi bertahan di pemerintahan tetap dipaksakan.

Ia menekankan agar langkah pelepasan posisi wakil presiden tersebut segera diambil secara bijak sebelum bergulirnya proses kelanjutan hukum di parlemen.

Ia memberikan argumen penutupnya dengan menegaskan, Jangan terlalu mendengarkan orang-orang sekeliling inner circle ini yang haus akan kekuasaan dan jabatan Begitu nanti gerakan-gerakan di luar konstitusi terjadi ini semua lari semua ini hitung matang-matang lebih baik mundur Itu lebih kesatria.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok




TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung