Berita, Internasional

Eks Menteri Oposisi Zambia Mutotwe Kafwaya Tewas Ditembak Polisi Pascapemilu

Repelita.id

21 August 2026 20:56 WIB

Eks Menteri Oposisi Zambia Mutotwe Kafwaya Tewas Ditembak Polisi Pascapemilu
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kondisi perpolitikan di Zambia mengalami eskalasi tajam pascameninggalnya mantan menteri sekaligus figur oposisi Mutotwe Kafwaya akibat kontak tembak dengan aparat kepolisian.

Insiden berdarah yang menewaskan Kafwaya tersebut berlangsung beberapa hari pascapenyelenggaraan pemilihan presiden Zambia pada 13 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

Peristiwa ini makin memperkeruh iklim stabilitas politik di wilayah negara Afrika bagian selatan tersebut.

Aparat melakukan tindakan penggerebekan terhadap pihak yang dikategorikan sebagai kelompok penentang pemerintah hingga memicu kontak senjata.

Eskalasi ketegangan kian memuncak saat kepolisian melayangkan pemanggilan terhadap kandidat presiden posisi kedua Brian Mundubile guna menjalani pemeriksaan intensif.

Pihak berwajib mengaitkan agenda pemeriksaan tersebut dengan dugaan aktivitas yang dinilai berpotensi mengancam stabilitas keamanan nasional.

Mundubile sebelumnya melempar tuduhan bahwa pelaksanaan pemilu telah diwarnai kecurangan demi memenangkan petahana Hakainde Hichilema.

Tudingan kecurangan proses pemungutan suara tersebut dibantah secara tegas oleh Hichilema yang menjabat pimpinan negara sejak 2021.

Sengketa perselisihan perolehan suara pemilu tersebut rencananya bakal dibawa Mundubile menuju ranah gugatan hukum.

Kepolisian Zambia mengonfirmasi upaya pemanggilan Mundubile bersama pasangannya Makebi Zulu dalam rentang penyelidikan dugaan konspirasi keamanan.

Mundubile dilaporkan menghilang dari jangkauan publik seusai gelombang penangkapan terhadap sejumlah elite oposisi pascapemilu.

Aparat mengklaim bahwa Mundubile dan Zulu tengah mengupayakan perlindungan hukum internasional pada sebuah institusi global.

Tewasnya Mutotwe Kafwaya menyedot perhatian luas karena terjadi di tengah polemik sengketa perselisihan hasil pemilu.

Kubu oposisi menilai tindakan aparat sebagai bentuk tekanan keras terhadap kelompok kritikus pemerintah.

Pihak kepolisian menegaskan seluruh tindakan penegakan hukum murni dilakukan demi kepentingan penyelidikan keamanan nasional.

Pengusutan kronologi terperinci mengenai kontak tembak yang merenggut nyawa eks menteri tersebut masih terus berjalan.

Peristiwa fatal ini berpotensi memicu gelombang gejolak politik yang lebih luas di Zambia pascapemilu.

Dunia internasional kini menyoroti perkembangan penanganan kelompok oposisi serta penyelesaian sengketa pemilu di negara tersebut. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung