Berita, Nasional

Eks Ketua DPRD Morowali Soroti Dugaan Modus Baru Mobilisasi TKA Asing ke Kawasan IMIP, Desak Pemerintah Investigasi Jalur Penerbangan Domestik

Repelita.id

23 May 2026 13:56 WIB

Eks Ketua DPRD Morowali Soroti Dugaan Modus Baru Mobilisasi TKA Asing ke Kawasan IMIP, Desak Pemerintah Investigasi Jalur Penerbangan Domestik
Foto: Istimewa

Repelita Morowali - Sistem mobilisasi tenaga kerja asing yang menuju ke pusat industri pengolahan nikel di Provinsi Sulawesi Tengah dilaporkan mengalami perubahan pola perjalanan guna menyiasati pengawasan otoritas penerbangan resmi negara.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Morowali sisa masa jabatan periode 2014-2019 mengungkapkan adanya modifikasi jalur transportasi udara secara masif yang dilakukan oleh pihak manajemen korporasi internasional tersebut.

ADVERTISEMENT

Para pekerja dari luar negeri yang semula terbang langsung menuju bandara internasional utama kini dialihkan dengan menggunakan titik transit baru di wilayah Sulawesi Utara sebelum diterbangkan ke lokasi pabrik smelter.

Perubahan skema angkutan udara domestik ini disinyalir sengaja memanfaatkan maskapai lokal komersial berkapasitas besar guna mengangkut ratusan penumpang ekspatriat masuk ke dalam landasan khusus internal kawasan industri secara berkala.

Ketertutupan pola operasional angkutan udara ini memicu desakan kuat dari tokoh daerah agar jajaran kementerian terkait segera turun tangan guna melakukan investigasi menyeluruh demi tegaknya supremasi hukum udara nasional.

"dan sekarang mereka merubah rutenya lagi dari Cina turun ke Manado oke manado ganti pesawat itu pakai airbus maskapai ee Indonesia lokal lokal domestik iya domestik itu ada Air Asia pernah turun batik juga itu yang memuat ratusan penumpang itu setiap hari landing di kawasan IMIP Bandar IMIP belum lagi yang ee di bandara domestik pemerintah mangale belum lagi yang lewat darat bayangkan Bang makanya saya bilang untuk masalah TKA ini kami sangat-samengetahui membutuhkan kehadiran pemerintah di sini"(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung