Berita, Nasional

Ekonom Awalil Rizky Bantah Rupiah Tak Berdampak ke Desa, Soroti Ancaman Harga Pangan hingga Layanan Publik

Repelita.id

17 May 2026 13:32 WIB

Ekonom Awalil Rizky Bantah Rupiah Tak Berdampak ke Desa, Soroti Ancaman Harga Pangan hingga Layanan Publik
Foto: Istimewa

Repelita Nganjuk - Penilaian berbeda disampaikan oleh seorang ekonom nasional terkait pandangan pemerintah mengenai dampak pelemahan nilai tukar mata uang domestik di kawasan pedesaan.

Awalil Rizky mengungkapkan bahwa pandangan yang menyatakan kemerosotan nilai rupiah tidak berpengaruh terhadap kehidupan warga di kampung merupakan sebuah kekeliruan.

ADVERTISEMENT

Meski diakui warga desa tidak bertransaksi dengan valuta asing, namun pergerakan kurs dipastikan tetap memukul daya beli mereka melalui jalur komoditas impor.

Sebagai contoh sederhana, komoditas pangan harian seperti tahu dan tempe sangat bergantung pada pasokan kedelai impor yang harganya otomatis melonjak saat rupiah melemah.

Selain bahan makanan pokok, lonjakan harga juga sudah mulai merembet pada produk berbahan dasar plastik yang menjadi kebutuhan krusial dalam rumah tangga warga pedesaan.

Kenaikan biaya produksi ini diprediksi akan terus dibebankan kepada konsumen, sehingga harga berbagai barang manufaktur di pasar tradisional bakal mengalami kenaikan bertahap.

Dampak buruk lain yang tidak kasat mata bagi masyarakat daerah adalah adanya potensi tekanan berat pada struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Pembengkakan pengeluaran pemerintah pusat untuk pos subsidi dan belanja operasional berbasis dolar memaksa dilakukannya langkah efisiensi anggaran secara masif.

Kondisi tersebut dikhawatirkan bakal memicu pengurangan dana transfer ke daerah yang berujung pada penurunan kualitas fasilitas publik dasar seperti Puskesmas dan RSUD.

Di sektor ketahanan energi dan pangan, klaim surplus produksi beras saat ini dinilai belum menjadi jaminan mutlak terpenuhinya keterjangkauan akses bagi warga miskin.

Oleh karena itu, jajaran menteri terkait diharapkan dapat menyajikan data lapangan yang lebih akurat dan objektif agar kebijakan yang diambil tetap berpihak pada rakyat kecil.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung