Berita, Peristiwa

Ejek Siswa Korban Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Staf Pelayanan Gizi Bantul Dijatuhi Teguran Keras

Repelita.id

21 September 2026 13:03 WIB

Ejek Siswa Korban Keracunan Makanan Bergizi Gratis, Staf Pelayanan Gizi Bantul Dijatuhi Teguran Keras
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Tindakan indispliner dari salah satu oknum petugas penyedia gizi publik yang dinilai mencederai rasa empati sosial kini memicu teguran kelembagaan secara serius.

Kasus penyalahgunaan media digital siber yang menimbulkan polemik di tengah warga tersebut diulas secara komprehensif melalui tayangan berita dari kanal YouTube Tribun-Timur.com pada hari Senin, 21 September 2026.

ADVERTISEMENT

Ulasan kasus visual yang dinarasikan oleh jurnalis Rasni Gani mengabarkan bahwa pihak manajemen internal institusi pelayanan langsung menjatuhkan sanksi disiplin terhadap personel operasionalnya.

Langkah klarifikasi kelembagaan demi menenangkan opini publik diumumkan secara terbuka oleh Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Banjarharjo II Djoshuna Farel pada hari Minggu, 20 September 2026.

Pihak manajemen secara jantan mengakui bahwa perilaku dari oknum staf tersebut merupakan sebuah bentuk kekhilafan personal yang sangat fatal.

Otoritas menegaskan bahwa tindakan tidak terpuji itu sama sekali tidak menggambarkan komitmen kelembagaan dalam menyukseskan program Makanan Bergizi Gratis nasional.

Berdasarkan investigasi digital, kasus ini mencuat ke publik setelah potongan rekaman video milik pelaku bernama Gerardus Majella Hananto Hega Permanaditya tersebar luas di berbagai lini masa.

Dalam visualisasi video siber itu, tampak sang oknum sedang mengonsumsi menu olahan katsu sambil menyindir hilangnya daya ingat sebesar 70 persen diselingi tawa.

Diksi serta ekspresi jenaka dari staf dapur di wilayah Kalurahan Muntuk tersebut dinilai netizen sangat tidak sensitif terhadap para siswa korban musibah Kejadian Luar Biasa keracunan massal di Kabupaten Karo.

Meskipun yang bersangkutan telah mengunggah rekaman penyesalan serta permohonan maaf terbuka, SPPG Muntuk tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap etika bermedia sosial seluruh pegawainya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung