Berita, Nasional

Dudung Ungkap Dugaan Jual Beli Dapur MBG, Isu Korupsi Menguat

Repelita.id

06 May 2026 22:30 WIB

Dudung Ungkap Dugaan Jual Beli Dapur MBG, Isu Korupsi Menguat
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman memberikan peringatan keras terkait adanya indikasi permainan kotor dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu mengungkapkan temuan awal berupa praktik jual beli titik dapur hingga aliran insentif fiktif.

ADVERTISEMENT

Pernyataan ini disampaikan Dudung usai menggelar pertemuan dengan Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono, di Kantor KSP, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026).

Dudung menyoroti adanya celah lebar yang diduga dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab dalam pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur umum MBG.

"Banyak celahnya. Salah satunya saya dapat informasi tentang ada jual-beli titik SPPG. Nanti akan saya lihat langsung itu," tegas Dudung.

Tak hanya soal lokasi dapur, ia juga mencium ketidakberesan pada aspek finansial program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Dudung menemukan laporan mengenai dapur yang operasionalnya sudah dihentikan atau suspend, namun tetap menerima kucuran insentif secara lancar.

Guna memastikan program ini tidak menjadi bancakan para koruptor, Dudung berjanji akan turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak.

Fokus utama sidak tersebut meliputi kualitas makanan untuk memastikan tidak ada lagi kasus keracunan atau penurunan standar gizi.

Selain itu, ia akan mengecek aliran dana agar tidak dinikmati oleh kelompok atau perorangan tertentu yang tidak berhak.

Ia juga akan memastikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi berfungsi sebagaimana mestinya sesuai dengan peruntukannya.

"Saya tidak akan segan-segan mengekspose secara langsung jika ditemukan bukti kuat. Ini uang rakyat, rakyat harus tahu," imbuhnya.

Langkah tegas Kepala Staf Presiden ini diperkuat melalui kolaborasi dengan Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi yang melibatkan KPK, Bappenas, Kemendagri, dan Kemenpan RB.

Fokus Stranas PK kini akan diperketat pada program-program prioritas pemerintah guna menutup celah korupsi sejak dini.

Hasil temuan dan rekomendasi dari lapangan nantinya akan dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dudung meyakini sang Presiden akan memberikan atensi penuh mengingat komitmen besar Prabowo dalam memberantas korupsi di tanah air.

"Banyak saya dapat laporan, tapi saya tidak mau bicara sebelum terjun ke lapangan. Tunggu saja, secepatnya saya akan sidak," pungkas Dudung.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung