Berita, Nasional

Dokter Tifa Mengingat Kembali Peluncuran Buku Jokowi White Paper Usai Rismon Sianipar Meralat Hasil Penelitiannya

Repelita.id

10 August 2026 14:53 WIB

Dokter Tifa Mengingat Kembali Peluncuran Buku Jokowi White Paper Usai Rismon Sianipar Meralat Hasil Penelitiannya
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Terdakwa perkara dugaan pencemaran nama baik terkait keabsahan dokumen akademik Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa, membeberkan kembali rekam jejak penerbitan karya tulis ilmiah yang pernah dirilisnya bersama Roy Suryo.

Persembahan berupa buku kajian bertajuk Jokowi’s White Paper tersebut resmi diluncurkan bertepatan dengan momentum peringatan hari kemerdekaan bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

Melalui rilis di akun media sosial X miliknya di [https://x.com/DokterTifa](https://x.com/DokterTifa), ia menguraikan kilas balik peluncuran riset mendalam mengenai polemik ijazah mantan kepala negara tersebut.

"Tepat setahun lalu, ulang tahun Indonesia ke 80, 17 Agustus 2025. Saya, bersama Roy Suryo mempersembahkan hadiah kepada Republik tercinta ini, buku kumpulan penelitian kami tentang polemik Ijazah Joko Widodo, buku JOKOWI'S WHITE PAPER," ujar Tifa.

Publikasi ilmiah tersebut memuat rangkuman analisis, rangkaian bukti digital, hingga catatan kritis atas keraguan keaslian riwayat pendidikan mantan wali kota Solo itu.

Ilmuwan bidang teknologi informasi Dr. Ridho Rahmadi bahkan sempat melayangkan apresiasi setinggi langit serta menilai penyusunan karya tulis tersebut memiliki mutu bertaraf internasional.

Dinamika pengujian akademik belakangan berbalik arah usai pakar digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar menerbitkan buku tandingan berjudul Otentikasi Ijazah Joko Widodo.

Penerbitan buku karya Rismon tersebut disahkan langsung lewat penandatanganan oleh Joko Widodo saat bertatap muka di Surakarta.

Langkah pengabsahan dokumen kajian baru itu ditujukan guna meralat seluruh paparan argumentasi awal yang tertuang di dalam buku karya gabungan sebelumnya.

Sikap balik arah Rismon diawali dari penayangan rekaman video melalui saluran YouTube Balige Academy di [https://www.youtube.com/@BaligeAcademy](https://www.google.com/search?q=https://www.youtube.com/%40BaligeAcademy) yang mengoreksi total hasil penelitian lamanya.

Pemeriksaan ulang terhadap aspek keaslian fisik lembaran dokumen diklaim memuat tanda khusus berupa pola air serta guratan timbul yang sah.

"Bahwa memang apa yang saya analisa dan miss di situ yaitu terkait watermark dan terutama embos, itu memang ada di dalam dokumen tersebut," ucapnya.

Penerapan metode pengujian forensik tingkat lanjut turut dipakai guna mematahkan simpulan awal mengenai isu pemalsuan berkas.

"(Temuan barunya) membuktikan bahwa permasalahan authenticity atau keaslian dokumen (ijazah Jokowi) itu secara digital forensik menjadi tidak terbukti dan menyanggah temuan saya di buku Jokowi's White Paper meskipun menggunakan puluhan metodologi-metodologi yang sama," jelasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung