Berita, Nasional

Dikonfirmasi Soal Penangkapan Jenderal di Mako Brimob, Kadiv Humas Polri Pilih Bungkam

Repelita.id

03 November 2026 19:04 WIB

Dikonfirmasi Soal Penangkapan Jenderal di Mako Brimob, Kadiv Humas Polri Pilih Bungkam
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Beredar luas kabar mengenai penangkapan serta penahanan sejumlah jenderal polisi di Markas Komando Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Meskipun isu penindakan perwira tinggi tersebut memicu sorotan publik, kepastian mengenai jajaran jenderal yang diamankan masih belum diungkap secara resmi.

ADVERTISEMENT

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir memberikan respons mengambang saat dikonfirmasi oleh awak media mengenai kabar pengamanan para perwira tersebut.

Ketika dimintai konfirmasi mengenai isu penahanan petinggi Polri pada Selasa, 3 November 2026, Isir justru memberikan tanggapan terkait prosedur penanganan aksi unjuk rasa di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pihak wartawan padahal telah berulang kali melayangkan pertanyaan spesifik perihal tindakan pengamanan terhadap sejumlah perwira tinggi kepolisian.

"Enggak (soal petinggi diamankan), saya bahas tadi ini, yang konteks kalau kita dalam proses untuk pengamanan, pelayanan, ini selalu kemudian setelah pelaksanaan kita lakukan evaluasi, seperti meletup," kata Isir pada Selasa, 3 November 2026.

Meskipun ditegaskan kembali oleh para jurnalis mengenai kebenaran penahanan jenderal, Kadiv Humas Polri tetap mengalihkan pembahasan ke arah evaluasi pengamanan demonstarsi di Yogyakarta.

Pernyataan Isir tersebut belum memberikan jawaban pasti atas spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait penindakan internal di tubuh institusi kepolisian.

"Nanti kami cek proses evaluasinya, ya, seperti itu. Baik. Makasih ya. Udah, udah banyak kali. Sekali lagi terima kasih rekan-rekan,”ujarnya pada Selasa, 3 November 2026.

Sebagai penutup tanggapannya, Irjen Johnny Edison Isir menyampaikan imbauan kepada segenap insan media dan masyarakat untuk menjaga kondusivitas ruang publik maupun media digital.

Pihaknya mengajak seluruh elemen untuk membendung penyebaran kabar bohong serta menjaga informasi yang akurat dan tepercaya di tengah dinamika isu nasional.

“Ayo mari kita tetap sama-sama bergandengan tangan, saling bahu-membahu, wujudkan Indonesia di ruang publik, di ruang digital dengan informasi yang tepat, terpercaya, mencerdaskan bagi masyarakat. No hoax, no disinformasi. Terima kasih," tutup Isir pada Selasa, 3 November 2026.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung