Berita, Internasional

Díaz-Canel Tegas Tolak Tekanan AS, Kepemimpinan Kuba Bukan Ditentukan Washington

Repelita.id

11 April 2026 20:16 WIB

Díaz-Canel Tegas Tolak Tekanan AS, Kepemimpinan Kuba Bukan Ditentukan Washington
Foto: Istimewa

Repelita Havana - Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel menegaskan arah kepemimpinan negaranya tidak ditentukan pihak luar, termasuk Amerika Serikat, di tengah meningkatnya tekanan politik dari Washington.

Dalam wawancara yang disiarkan jaringan televisi NBC News pada 9 April 2026, Díaz-Canel menolak dorongan agar dirinya melepaskan jabatan sebagai kepala negara.

ADVERTISEMENT

Ia menyatakan para pemimpin di Kuba dipilih melalui mekanisme dalam negeri dan bukan hasil keputusan pemerintah asing.

Menurut Díaz-Canel, gagasan pengunduran diri sebagaimana didorong sejumlah pihak juga bukan bagian dari sistem politik yang dijalankan negaranya saat ini.

Pernyataan tersebut muncul ketika pemerintahan Presiden Donald Trump kembali menunjukkan pendekatan keras terhadap Kuba melalui tekanan politik dan seruan perubahan sistem.

Washington juga terus melontarkan kritik terhadap kondisi internal Kuba, termasuk persoalan ekonomi dan tata kelola negara.

Di sisi lain, Kuba sedang menghadapi tekanan ekonomi berat yang ditandai gangguan pasokan energi, pemadaman listrik, serta keterbatasan bahan bakar di berbagai wilayah.

Sejumlah laporan menyebut kebijakan pembatasan dari Amerika Serikat ikut memperbesar beban yang kini dirasakan masyarakat Kuba.

Meski berada dalam situasi sulit, pemerintah Kuba menyatakan tetap membuka kemungkinan dialog dengan Amerika Serikat.

Namun, Díaz-Canel menegaskan komunikasi hanya dapat berjalan bila tidak disertai syarat yang menyentuh sistem politik maupun kedaulatan nasional.

Havana, menurutnya, akan tetap mempertahankan prinsip bahwa masa depan kepemimpinan negara berada di tangan rakyat Kuba sendiri.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung