Repelita Miami - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memilih untuk menghadiri pertarungan seni beladiri campuran UFC di sela-sela delegasi negaranya melakukan negosiasi dengan Iran di Islamabad, Pakistan.
Bersama Sekretaris Negara AS Marco Rubio, Trump datang ke Kaseiya Center di Miami pada Sabtu (11/4/2026) sekitar pukul sembilan malam lewat waktu setempat untuk menyaksikan pertandingan kelas berat UFC.
ADVERTISEMENT
The Guardian menyebut bahwa di samping Marco Rubio turut hadir Duta AS untuk India Sergio Gor, penyanyi rap Vanilla Ice, dan mantan Direktur FBI Dan Bongino.
Trump sendiri mengalami penurunan popularitas dalam beberapa jajak pendapat terakhir di AS sehubungan dengan kebijakannya dalam perang dengan Iran.
Meski demikian Trump tetap disambut meriah oleh para pendukungnya di Kaseiya Center sepanjang malam.
Trump tampak melambaikan tangan ke arah penonton, tersenyum ke kamera, dan menyapa tim siaran UFC termasuk podcaster berpengaruh Joe Rogan.
Pada saat yang sama Wakil Presiden AS JD Vance yang menjadi perwakilan Trump untuk melakukan negosiasi dengan Iran di Islamabad mengaku upaya tersebut belum mencapai kesepakatan apa pun.
Trump sendiri tidak menunjukkan bahwa ia terganggu dengan situasi negosiasi yang belum membuahkan hasil tersebut.
Hanya beberapa kali Marco Rubio terlihat menunjukkan telepon genggamnya kepada sang presiden di sela-sela pertandingan.
Trump diketahui merupakan penggemar UFC sejak lama dan bahkan disebut sebagai orang yang bersedia menjadi penanam modal ketika UFC kali pertama dibangun pada awal 1990-an.
Sebaliknya UFC disebut juga sebagai platform yang membuat Trump populer di kalangan penggemar muda laki-laki olahraga tersebut.
Ia juga berencana menggelar laga UFC di Gedung Putih pada 14 Juni nanti untuk merayakan 250 tahun kemerdekaan AS.
Pertandingan puncak di Kaseiya Center malam itu mempertemukan petarung kelas berat UFC asal Amerika Serikat Josh Hokit melawan rekan senegaranya Curtis Blaydes.
Duel tersebut dimenangi oleh Josh Hokit dengan keputusan angka setelah baku-pukul selama tiga ronde.
Adapun Hokit dikabarkan dipilih oleh Trump sebagai salah satu petarung yang akan tampil di Gedung Putih pada Juni nanti.
“Presiden Trump membangun setengah pertarungan tersebut, Rogan setengahnya,” kata bos UFC Dana White soal rencana pertarungan di Gedung Putih.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok