Berita, Nasional

Daftar Tuntutan Aksi Mahasiswa Tuai Gelombang Kritik Netizen Akibat Tidak Memuat Rancangan Undang Undang Perampasan Aset

Repelita.id

19 August 2026 20:34 WIB

Daftar Tuntutan Aksi Mahasiswa Tuai Gelombang Kritik Netizen Akibat Tidak Memuat Rancangan Undang Undang Perampasan Aset
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pertanyaan terbuka mengenai substansi deretan tuntutan aksi mahasiswa disampaikan oleh mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana melalui akun Threads @dennyindrayana99. Langkah akademisi tersebut dalam meminta tanggapan publik memicu perdebatan hangat di kalangan penggiat media sosial.

Sikap kritis para pengguna internet bermunculan karena isi tuntutan dinilai belum menyentuh persoalan krusial seperti regulasi penyitaan aset koruptor.

ADVERTISEMENT

"Setujukah anda dengan tuntutan teman-teman mahasiswa ini? Atau masih adakah yang menurut anda kurang? Tuntutan apa yang ingin anda tambahkan?" tulis akun @dennyindrayana99.

Ketidakberadaan poin pengesahan aturan penyitaan kekayaan hasil kejahatan dalam aksi pergerakan tersebut mengundang kritik tajam netizen.

"RUU PERAMPASAN ASSET tidak termasuk pesanan bohir 🤣😂🤣😂" sinis akun @jokowi_tegak_lurus.

"Nggak ada tuntutan Perampasan Aset .. coba apa pendapat sampeyan selaku mantan Wamenkunham yg terkena kasus GATEWAY @dennyindrayana99 ... S A M P A H" serang akun @davidfrederik.

"Aura bocil yg ga tau sedang dmanfaatkan. Selama tuntutan perampasan aset koruptor ga kalian suarakan fix kalian mahasewa" sindir akun @pawangmiung.

"Betul. Gak sadar kalo lagi dimanfaatin." timpal akun @silkon_saker.

"Analisa masalahnya terlalu cetek, tuntutan terlihat tendensius, terlihat tidak netral , demo cuman mengganggu rakyat kecil yang tidak sehaluan dengan mahasiswa, sangat menggangu, cuman bikin onar, mahasiswa gen z payahhh...bro, mesti nya uu perampasan aset yang didemo untuk dipercepat" kritik akun @kicir9000.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung