Berita, Nasional

Connie Rahakundini Desak DPR: Gibran Bisa Dimazulkan? DPR Jangan Main-Main!

Repelita.id

09 October 2026 23:25 WIB

Connie Rahakundini Desak DPR: Gibran Bisa Dimazulkan? DPR Jangan Main-Main!
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Pengamat pertahanan dan hubungan internasional, Connie Rahakundini Bakrie, menyampaikan desakan mengenai tanggung jawab lembaga legislatif dalam menjaga stabilitas politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Connie melalui dialog interaktif di kanal YouTube simpulpolitik pada Jumat, 9 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Connie mendorong anggota dewan bertindak transparan dan tegas dalam menyikapi dinamika internal pemerintahan nasional.

Menurutnya, tatanan kenegaraan dan perumusan kebijakan strategis tidak boleh terjebak dalam ketidakpastian yang berlarut-larut.

Connie juga menyinggung dokumen tertulis dari unsur purnawirawan yang mendorong evaluasi terhadap pemenuhan kualifikasi kepemimpinan.

“kalau ditanya dari PDP siapa sudah jelas puan Marani Puan Marani ibu cukup dekat dengan kalangan-kalangan militer baik yang masuk aktif maupun yang sudah purnawirawan,” ujar Connie Rahakundini Bakrie.

“sebetulnya ada apa di balik forum suratnya forum komunikasi purnawirawan TNI soal meminta soal e pemasulan kibran suasana kebatinan yang tidak tertulis dalam pernyataan itu sepertinnya apa yang dikhawati saya enggak tahu ya,” lanjutnya.

“tadi saya kalau ketemu Pak Tri saya bilang Pak Tri saya sangat kagum Pak Tri masih berani menyuarakan itu ee saya enggak mau bahasah kawan-kawan patri siapa tapi yang saya lihat patriainya pribadi karena saya kenal pribadi,” kata Connie.

“mungkin mereka khawatir tadi kalau terjadi sesuatu dengan negara ini atau dengan pemimpin negara ini misalnya Pak Prabowo apakah sudah tepat bahwa ee Gibran akan memimpin,” tuturnya.

“he kemudian mungkin kekhawatiran bahwa ayahnya Gibran ini juga banyak sekali bikin ee kesalahan kalau boleh dibilang kesalahan atau ketidakmatangan bersikap berpikir bertindak contoh IKN,” lanjut Connie.

“he ingat enggak kita awal-awal sudah ingatkan jangan sampai jadi hambalan kedua he ini jadi hambalan super hambalan kan kalau sampai betul-betul IKN itu stuck,” ujarnya.

“dan kalau kita lihat kebijakan Pak Prabowo kan enggak enggak banyak bicara soal IKN juga nah jadi intinya mungkin ke sana ya,” kata Connie.

“sekali lagi ee kalau saya melihatnya bukan saja Pak Tri sebenarnya kegelisahan itu ada ketika jauh,” lanjutnya.

“kalau memang coba bisa diall enggak yang saat saya bicara saya dapat kabar dari Rosan yang kemudian Pak Rosan tuh bantah dia bicara itu itu terserah Rusan dia bantah tapi saya kan juga enggak mungkin ngarang gitu ya,” tuturnya.

“itu saya bicara di depan forum ee para ee apa para petinggi militer mantan kasal mantan kasal mantan kasa yang semuanya waktu itu gelisah MK itu memutuskan,” kata Connie.

“nah tapi kan akhirnya karena politik terputuskan nah mungkin sekarang gelombang kedua adalah Pak Tri yang sudah melihat bahayanya apa itu yang saya expect sekarang,” lanjutnya.

“para para pemuda para mahasiswa para siapalah termasuk juga DPR untuk segera menyikapi itu gitu dan jangan terlalu lama menunda-nunda ini karena kita enggak bisa enggak bisa panjang-panjang,” tegas Connie.

“enggak fair juga buat Gibrannya loh kalau untuk saya pribadi ya enggak fair juga dong buat Gibrannya to be to be aja lah kalau memang memutuskan dia kenapa dia berhak untuk terus gitu,” ujarnya.

“tapi kalau tidak itu juga jelas kalau tidak kan jelas tadi masuknya dari MK dari ini dari itu dari ketidaksiapan dia dari semuanya gitu,” lanjutnya.

“tapi juga ini harus DPR-nya juga fair enggak boleh bermain di atas gelombang terlalu panjang,” ujar Connie Rahakundini Bakrie.

Pernyataan tersebut menggambarkan kekhawatiran yang menurut Connie berkembang di kalangan sejumlah tokoh senior militer mengenai masa depan kepemimpinan nasional.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) didorong segera menyikapi polemik tersebut agar tidak berlarut-larut menjadi persoalan politik yang menggantung.

Connie juga menekankan pentingnya kejelasan dan sikap adil dalam mengambil keputusan terkait persoalan yang menyangkut Gibran.

Ketegasan lembaga legislatif dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung