Berita, Internasional

China Jadi Pemenang di Tengah Konflik AS-Iran, Kapal Kontainer Cosco Berhasil Lewati Selat Hormuz yang Ditutup Teheran, Beijing Ucapkan Terima Kasih

Repelita.id

01 April 2026 22:35 WIB

China Jadi Pemenang di Tengah Konflik AS-Iran, Kapal Kontainer Cosco Berhasil Lewati Selat Hormuz yang Ditutup Teheran, Beijing Ucapkan Terima Kasih
Foto: Istimewa

Repelita Beijing - Di tengah memanasnya konflik Amerika Serikat dan Iran di Timur Timur Tengah, China justru menjadi pihak yang diuntungkan setelah dua kapal kontainer milik raksasa pelayaran China, Cosco, berhasil melewati Selat Hormuz yang saat ini ditutup Iran sebagai balasan atas serangan AS-Israel.

Data pelacakan kapal dari Marine Traffic pada Selasa (31/3/2026) menunjukkan bahwa kapal Cosco Shipping Indian Ocean melintasi Selat Hormuz sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat, diikuti CSCL Artic Ocean 27 menit kemudian.

ADVERTISEMENT

Kedua kapal dilaporkan melewati dekat Pulau Larak yang dikuasai Iran dan menuju Port Klang di Malaysia, sementara Cosco sendiri menolak berkomentar tentang transit tersebut.

Iran menyebut bahwa Selat Hormuz terbuka untuk kapal-kapal dari negara sahabat, dan China merupakan salah satu negara yang mempertahankan hubungan diplomatik baik dengan Teheran.

Sebelumnya, kedua kapal kontainer ultra besar milik perusahaan negara China itu telah membatalkan upaya transit pada Jumat (27/3/2026), namun Cosco mengatakan pada Rabu (1/4/2026) bahwa mereka melanjutkan pemesanan untuk pengiriman dari Asia ke beberapa negara Teluk.

Dalam perkembangannya, Beijing merevisi jumlah kapal yang berhasil melintas menjadi tiga kapal setelah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

"Setelah berkordinasi dengan pihak pihak terkait, tiga kapal China baru baru ini melintasi Selat Hormuz, kami menyampaikan terimakasih kepada pihak pihak terkait atas bantuan yang diberikan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning dalam konferensi pers rutin pada Rabu (1/4/2026).

Keberhasilan kapal-kapal China melintasi Selat Hormuz di tengah blokade yang diberlakukan Iran menunjukkan keuntungan diplomatik Beijing yang tetap menjaga hubungan baik dengan Teheran sementara AS dan sekutunya justru menjadi target penutupan jalur strategis tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung