Berita, Internasional

Burkina Faso Larang Kontes Kecantikan Dan Luncurkan Kompetisi Sains Khusus Perempuan Hakili Mousso

Repelita.id

16 October 2026 23:59 WIB

Burkina Faso Larang Kontes Kecantikan Dan Luncurkan Kompetisi Sains Khusus Perempuan Hakili Mousso
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Pemerintah Burkina Faso di bawah kepemimpinan Kapten Ibrahim Traore melakukan langkah radikal yang mengguncang dunia internasional pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

Negara di kawasan Afrika Barat tersebut secara resmi mengambil kebijakan berani dengan melarang total penyelenggaraan kontes kecantikan secara menyeluruh di wilayah kedaulatannya.

Informasi strategis mengenai perombakan sistem budaya sosial dan pemberdayaan perempuan itu diunggah secara terbuka melalui sebuah kiriman narasi di media sosial.

Informasi tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @okd.islami yang menjabarkan peluncuran agenda pengganti berbasis kompetisi ilmu pengetahuan nasional.

"BREAKING NEWS: BUKAN LAGI SOAL MAHKOTA, TAPI INI ERA BARU! OKD Islami - Tahun ini, pemerintah Burkina Faso di bawah kepemimpinan Kapten Ibrahim Traore bikin gebrakan besar yang mengguncang dunia. Dengan tegas, mereka resmi MENGAMBIL LANGKAH BERANI: MELARANG total ajang kontes kecantikan di negaranya! Ngapain cuma pamer fisik? Pemerintah Traore punya visi yang jauh lebih tajam. Sebagai gantinya, mereka meluncurkan HAKILI Mousso pada bulan Agustus. Ini bukan ajang biasa." tulis akun tersebut pada isi kiriman pertamanya.

Narasumber menjelaskan bahwa agenda kompetisi baru bernama HAKILI Mousso yang resmi diluncurkan pada bulan Agustus tersebut difokuskan khusus bagi kaum hawa guna menguji kecerdasan intelektual.

"HAKILI Mousso adalah kompetisi ilmu pengetahuan nasional khusus untuk para perempuan, di mana mereka bertarung dalam bidang Matematika, Fisika, dan Kimia. Pertarungan otak, bukan sekadar mahkota dan gaun! Langkah ini bukan tanpa alasan yang logis. Ibrahim Traore sedang menghidupkan kembali dan melanjutkan warisan revolusi besar Thomas Sankara. Tujuannya jelas dan nyata: "Memberdayakan perempuan Burkina Faso melalui kecerdasan dan ilmu pengetahuan."" lanjutnya merinci visi negara.

Pihak pengunggah menegaskan bahwa martabat kemajuan suatu bangsa sejatinya dibangun berdasarkan penguatan kapasitas keilmuan akademis murni serta bukan bersandar pada penilaian fisik objektif semata.

"Ini bukti nyata bahwa kemajuan bangsa dibangun dari kapasitas intelektual, bukan dari standar kecantikan semata. Bagaimana pendapatmu tentang kebijakan berani ini? Setuju atau tidak? Akankah negara lain mengikuti langkah ini? Sumber: *ThePrint *Adomonline *TBS News" pungkas takarir akun media sosial tersebut secara lengkap.

Unggahan viral itu pun langsung memicu beragam respons dukungan dari warganet yang memberikan apresiasi tinggi terhadap ketegasan arah kepemimpinan sang kepala negara di kolom komentar.

"Ni baru negarawan sejati bukan kaya yg onoh." tulis kutipan warga digital melalui akun @bahsancoz28 yang disematkan persis pada kolom tanggapan.

"Tegas dan jelas" sahut netizen lain secara singkat melalui akun @amirvanbuuren_ guna memperkuat sentimen positif terhadap penerapan aturan tata kelola kebudayaan tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok









View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung