Repelita [Jakarta] - Pemerintah membagi tugas kepada jajaran pejabat tinggi negara untuk mempercepat proses koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa langkah pembagian wilayah atensi tersebut dilakukan atas instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
ADVERTISEMENT
Beberapa pejabat yang ditugaskan antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko PM Muhaimin Iskandar, hingga Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak.
Prasetyo Hadi menyatakan "Ya ada Pak Menko, Pak Menko Polkam ada, Pak Menko PM juga ada di situ. Nah, kita bagi semua. Ada KSAD juga bertanggung jawab terhadap satu wilayah,".
Setiap pejabat diberikan tanggung jawab khusus untuk mengawasi serta mengoordinasikan penanggulangan karhutla di provinsi terdampak seperti Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Prasetyo Hadi menjelaskan "Jadi ada yang memang kita bagi tugas untuk atensi untuk wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan seterusnya. Memang kita atur seperti itu,".
Prasetyo Hadi sekaligus menepis kabar yang mengklaim pengusaha asal Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam ditunjuk sebagai pimpinan penanganan bencana karhutla.
Skema penugasan ini dibuat murni guna memangkas alur birokrasi penanganan darurat tanpa mengesampingkan tanggung jawab di wilayah lainnya.
Prasetyo Hadi menambahkan "Tapi jangan juga diartikan tidak bertanggung jawab dengan daerah yang lain loh ya nanti. Ini hanya membagi atensi supaya koordinasinya kita percepat gitu penanganan,". (*)
Editor: 91224 R-ID Elok