Berita, Nasional

[BREAKING NEWS] MENGEJUTKAN!!! Skenario Jokowi Usung Gibran 2029, Prabowo Siapkan Banyak Opsi Cawapres

Repelita.id

19 September 2026 21:36 WIB

[BREAKING NEWS] MENGEJUTKAN!!! Skenario Jokowi Usung Gibran 2029, Prabowo Siapkan Banyak Opsi Cawapres
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Perkembangan politik nasional terus mengalami dinamika baru menjelang kontestasi 2029.

Menurut pembahasan yang diunggah kanal YouTube Sahabat soleh, mantan Presiden Joko Widodo disebut memiliki misi besar agar putranya Gibran Rakabuming Raka tetap berada dalam lingkaran kekuasaan.

ADVERTISEMENT

Apabila tidak menduduki kursi RI 1, posisi RI 2 menjadi target utama yang diharapkan tetap berpasangan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Keberhasilan program Makan Bergizi Gratis atau MBG serta perbaikan struktur sistem KDMP dinilai menjadi penentu agar kekuasaan dapat bertahan selama dua periode.

Sementara itu, sejumlah tokoh dari berbagai partai juga bersaing untuk menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

Namun Prabowo Subianto memiliki perhitungan tersendiri agar Gerindra tetap berada di pusat kekuasaan hingga 2034.

Beberapa nama yang disebut paling kuat berasal dari internal Gerindra, antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Ketua BGN Sudaryono, serta Teddy yang dikenal dekat dengan Presiden.

Pengamat politik Adi Prayitno menilai kubu Solo di bawah komando Joko Widodo berpotensi menyiapkan strategi berhadap-hadapan dengan Prabowo pada 2029.

Persiapan itu dilakukan menghadapi kemungkinan Gibran tidak lagi dicalonkan sebagai pendamping Prabowo.

Spekulasi beredar bahwa Solo mulai menjalin pendekatan dengan Kang Dedi Mulyadi atau KDM yang saat ini memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi.

Berdasarkan rilis survei SMRC, Dedi Mulyadi unggul dengan 35 persen, sementara Prabowo memperoleh 14,5 persen, diikuti Anies Baswedan.

Dalam simulasi head to head, Dedi bahkan unggul telak 59 persen berbanding 28,3 persen atas Prabowo.

Survei Tempo juga menunjukkan tren serupa, Dedi memimpin dengan 41 persen dan Prabowo 15 persen.

Meski demikian, Prabowo dipastikan tidak tinggal diam karena memiliki banyak pilihan calon wakil presiden.

Henri Satrio menyebutkan dua kriteria utama yang kemungkinan dipilih Prabowo, yakni tokoh dari partai Gerindra sendiri atau figur nonpartai yang tidak memiliki ambisi politik besar.

Pilihan dari internal partai dinilai penting agar Gerindra tetap kuat menuju 2034 setelah Prabowo tidak dapat lagi mencalonkan diri.

Nama-nama seperti Menteri Koperasi Feri Juliantono, Sugiono, Sudaryono, hingga Menteri Pertanian Amran juga disebut sebagai opsi yang relatif aman.

Sementara itu, kemungkinan berpasangan dengan Kang Dedi Mulyadi dianggap sulit karena kedekatan politik yang belum sepenuhnya terjalin dengan Gerindra.

Peta politik menjelang 2029 semakin memanas dan dua tahun ke depan dinilai sebagai periode persiapan yang sangat menentukan bagi seluruh kekuatan yang bertarung.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung