Repelita [Jakarta] - Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mendesak Presiden Prabowo Subianto agar tidak menutup-nutupi informasi terkait isu demonstrasi mahasiswa yang dikabarkan menerima aliran dana asing.
Pemerintah diminta untuk berani membeberkan siapa aktor intelektual atau penyandang dana di balik pergerakan mahasiswa tersebut ke hadapan publik.
ADVERTISEMENT
Transparansi ini dianggap sebagai langkah penting guna meredam spekulasi yang berkembang luas serta mencegah terjadinya krisis kepercayaan di masyarakat.
Mahfud menyampaikan tuntutan tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media selepas mengikuti sebuah kegiatan di Yogyakarta.
Harusnya diomongin aja terang-terangan. Ini BEM ini dibayar ini, ini yang bayar, kan gitu. Yang bayar kelompok-kelompok tertentu kan selama ini yang diduga bukan orang swasta ya, orang dalam. Pak Prabowo ungkapkan aja siapa sih yang bayar? Tapi, saya ndak tahu siapa yang dimaksud, tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa gerakan intelektual muda umumnya berpijak pada landasan logika serta data yang nyata.
Oleh karena itu, setiap tuduhan mengenai adanya aksi unjuk rasa bayaran harus diiringi dengan bukti hukum yang sah dan akuntabel.
Hal ini menjadi krusial agar nilai-nilai demokrasi tidak ternoda oleh narasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Pihak istana diharapkan mampu mengelola kegaduhan ini dengan mengedepankan fakta secara utuh agar stabilitas politik nasional tetap terjaga dengan baik.*
Editor: 91224 R-ID Elok