Repelita [Jakarta] - Agenda unjuk rasa di kompleks parlemen kawasan Senayan terancam menghadapi hambatan besar menjelang hari pelaksanaan.
Aparat keamanan kepolisian malam hari tadi mendesak mundur kelompok demonstran yang berhimpun di depan gerbang utama gedung dewan.
ADVERTISEMENT
Tindakan pembubaran paksa tersebut mulai digerakkan petugas tepat seusai batas waktu legal penyampaian pendapat umum terlampaui.
Kepala Kepolisian Sektor Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan instruksi tegas melalui pengeras suara di lokasi kejadian.
"Sesuai peraturan perundang-undangan, batas waktu penyampaian pendapat yang diperbolehkan adalah sampai pukul 18.00 WIB. Saat ini sudah pukul 18.35 WIB, kami minta massa aksi membubarkan diri," ucap Dhimas menggunakan pengeras suara di lokasi, Rabu malam.
Barisan aparat berseragam lengkap langsung merangsek maju secara perlahan guna mendesak mundur kumpulan massa.
Petugas kepolisian berpakaian sipil turut bergerak cepat mencopot berbagai atribut spanduk protes yang terpasang di pagar pembatas.
Langkah pencopotan atribut tersebut kontan memicu reaksi keberatan dari para pengunjuk rasa yang bertahan di lokasi.
Kelompok warga daerah serta pengemudi angkutan berbasis aplikasi berupaya menahan laju barisan aparat agar tidak membubarkan mereka.
Pimpinan pengamanan lantas memerintahkan personel intelijen untuk mengenali figur-figur yang dianggap memicu ketegangan di lapangan.
"Personel tertutup, silakan maju identifikasi massa yang memprovokasi dan tidak mau membubarkan diri, identifikasi provokatornya!" seru Dhimas.
"Satpol PP tarik motor yang tidak ada pemiliknya, bawa motornya ke belakang," sambungnya.
Sejumlah juru runding dari kubu demonstran berusaha melakukan dialog guna melobi izin bertahan di area sekitar parlemen.
Mereka berdalih bahwa kegiatan unjuk rasa berjalan tertib tanpa ada niat menciptakan keonaran.
"Kami menghormati rekan-rekan yang menggelar aksi dengan damai, tapi kami menyoroti adanya potensi keamanan di sini jadi sebaiknya membubarkan diri," tutur Dhimas.
Kendati desakan telah berkali-kali diserukan, para pengunjuk rasa terpantau masih bertahan di titik lokasi hingga malam menjelang.
Bahkan pasokan logistik berupa bahan makanan tampak masih disusun rapi oleh para peserta aksi di trotoar jalan.
Perwakilan kelompok demonstran terus berupaya merundingkan solusi damai bersama aparat agar agenda lanjutan tetap terlaksana. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok