Repelita Jakarta - Jalannya persidangan perkara hukum administratif yang melibatkan mantan kepala negara disorot tajam akibat adanya indikasi penguluran waktu yang dilakukan pihak penuntut.
ADVERTISEMENT
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengkritisi kinerja dari aparat kejaksaan secara langsung melalui tayangan siaran berkala di kanal YouTube Refly Harun Official pada hari Senin, sembilan belas Oktober dua ribu dua puluh enam.
Ia menjabarkan adanya sikap bertele-tele dalam menghadirkan saksi kunci ke hadapan majelis hakim konstitusi sebagai bagian dari sebuah langkah taktis luar sidang yang terencana.
Menurut Refly Harun, kondisi di lapangan menunjukkan kesan kuat bahwa bertele-tele hadirkan ke sidang, JPU jalankan skenario selamatkan JKW! Tunggu apa lagi, bro?! yang memicu pertanyaan besar dari khalayak luas.
Ia menilai kelalaian pemanggilan saksi utama tersebut telah mencederai pemenuhan hak konstitusional warga negara atas kepastian hukum di dalam sistem peradilan pemilu nasional.
Melalui ulasan transparan tersebut, Refly Harun menegaskan penuntasan skandal berkas administratif kepemimpinan ini wajib diselesaikan secara lugas tanpa harus menunggu kompromi politik pihak elite.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok