Repelita Jakarta - Tuduhan serius kembali berembus di media sosial terkait keabsahan dokumen pendidikan mantan Presiden Joko Widodo. Sebuah pernyataan tajam datang dari pengguna media sosial yang secara terang-terangan meragukan keaslian bukti kelulusan kepala negara tersebut ke hadapan publik secara luas.
Melalui sebuah unggahan yang memicu kontroversi di jagat maya, pengguna tersebut menyampaikan sebuah klaim ekstrem mengenai tingkat kepalsuan dari dokumen yang dimaksud tanpa ragu sedikit pun. Praktisi hukum Jahmada Girsang turut terseret dalam pusaran pembahasan ini seiring dengan mencuatnya kembali isu sensitif yang terus menggelinding di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
Tudingan yang dilayangkan secara terbuka ini bersumber dari sebuah cuitan di platform digital X melalui tautan resmi https://x.com/regar_op0sisi/status/2055183835265225138 yang diunggah oleh akun Edy Bayo Regar @regar_op0sisi pada hari Jumat, 15 Mei 2026. Dalam pernyataan tertulis yang diunggahnya tersebut, ia secara berani menegaskan bahwa Ijazah @jokowi 99,9% palsu. yang kemudian langsung menuai beragam respons serta sorotan tajam dari kalangan netizen di dunia maya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
Ijazah @jokowi 99,9% palsu.
— Edy Bayo Regar (@regar_op0sisi) May 15, 2026
Jahmada Girsang. pic.twitter.com/p88wu7MWQr