Berita, Internasional

Begini Cara AS Taklukkan Pertahanan HQ-9B China di Iran, Kelemahan Tersembunyi Sistem Andalan Beijing Terungkap

Repelita.id

17 April 2026 21:27 WIB

Begini Cara AS Taklukkan Pertahanan HQ-9B China di Iran, Kelemahan Tersembunyi Sistem Andalan Beijing Terungkap
Foto: Istimewa

Repelita Washington - Keberhasilan Amerika Serikat dan Israel menembus pertahanan udara Iran yang mengandalkan sistem canggih buatan China, HQ-9B, telah membuka tabir kelemahan tersembunyi dari sistem yang selama ini diandalkan Beijing, sekaligus mengungkap cara AS menaklukkannya dalam serangan udara 28 Februari 2026 .

Meskipun secara teori HQ-9B memiliki spesifikasi mumpuni dengan jangkauan 260 km dan kemampuan melacak 100 target, sistem ini gagal total dalam operasi tempur karena kelemahan fundamental yang berhasil dieksploitasi AS: ketergantungan pada infrastruktur radar yang rentan dan ketidakmampuan menghadapi serangan gabungan .

ADVERTISEMENT

AS menggunakan pendekatan yang sistematis dengan menggabungkan pesawat siluman F-35, perang elektronik, rudal jelajah, dan serangan siber secara simultan untuk melumpuhkan radar dan node komando HQ-9B di awal serangan .

Setelah "membutakan" sistem pertahanan Iran dengan menghancurkan radar pencarian dan penjejak, rudal-rudal HQ-9B yang tersisa menjadi tidak berguna karena kehilangan mata dan otaknya .

Kelemahan tersembunyi lainnya adalah sistem HQ-9B ternyata memiliki celah pada lapisan pertahanan menengah dan rendah yang tidak terintegrasi penuh dengan sistem induk, menciptakan koridor yang bisa dimanfaatkan pesawat musuh .

Sebelumnya, pada Operasi Sindoor yang diluncurkan India, sistem yang sama juga gagal melindungi target strategis di Pakistan, menjadi peringatan awal akan kelemahan sistem ini .

Meskipun China telah mengerahkan HQ-9B di Beijing, Tibet, dan Laut China Selatan sebagai andalan pertahanan udaranya, kegagalan di Iran memunculkan pertanyaan serius tentang efektivitasnya jika menghadapi kekuatan udara gabungan AS dan sekutunya di kawasan Pasifik .

Para analis militer menyimpulkan bahwa kelemahan terbesar HQ-9B bukan pada rudalnya, melainkan pada arsitektur sistem yang terlalu bergantung pada pusat komando terpusat yang rentan terhadap serangan elektromagnetik dan siber .

Dengan membungkam radar dan memutus rantai komando, AS membuktikan bahwa sistem secanggih apapun bisa ditaklukkan tanpa harus menghancurkan setiap baterai rudal satu per satu .(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung