Berita, Internasional

Beat Takeshi Semprot Pendaki Gunung Fuji Tanpa Perlengkapan, 2 WNI Pakai Payung Turut Jadi Sorotan

Repelita.id

12 August 2026 18:55 WIB

Beat Takeshi Semprot Pendaki Gunung Fuji Tanpa Perlengkapan, 2 WNI Pakai Payung Turut Jadi Sorotan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Seniman senior asal Negeri Sakura Beat Takeshi mengecam keras perilaku para pendaki yang nekat menaiki Gunung Fuji tanpa perlengkapan memadai.

Ia mendorong penguatan regulasi termasuk penarikan retribusi tinggi untuk menutup seluruh beban pembiayaan evakuasi apabila timbul musibah di jalur pendakian.

ADVERTISEMENT

"Sejak kapan Jepang menjadi begitu ramah terhadap wisatawan? Sejak awal, Anda sendiri yang memutuskan datang untuk mendaki tempat berbahaya," kata Beat Takeshi.

Gelombang kunjungan ke gunung berstatus situs warisan dunia tersebut mencapai ratusan ribu orang sepanjang musim pendakian.

Namun lonjakan turis ini diiringi maraknya tindakan berisiko serta aksi ketidakpatuhan terhadap standar keselamatan mendaki.

Tayangan siaran TV Asahi mengungkap beragam aksi berbahaya turis asing seperti dua warga Indonesia yang nekat memakai payung demi menghalau terik matahari.

Penggunaan payung dinilai amat berbahaya karena mengurangi fleksibilitas tangan sehingga memperbesar risiko tergelincir jatuh di tepian tebing.

Seorang turis Hungaria juga kedapatan nekat meneruskan perjalanan meski alas alas sepatunya telah lepas dan hanya disambung memakai isolasi.

Petugas di lapangan kerap menemukan pendaki bertelanjang dada di ketinggian yang sangat rentan memicu hipotermia akibat penurunan suhu mendadak.

Penggiat keselamatan pendakian melaporkan adanya turis yang asal meminta helikopter penolong hanya lantaran merasa lelah berjalan kaki.

Kasus lain melibatkan pelancong beralkohol yang menuntut diangkut memakai buldoser pengangkut logistik usai tak sanggup melangkah turun.

Aksi tak terpuji turut menyasar simbol keagamaan di mana sejumlah pengunjung menduduki gerbang torii sakral demi memancang kamera.

Keberadaan pendaki tanpa persiapan matang tak cuma mengancam jiwa sendiri namun turut membahayakan keselamatan tim penyelamat.

Beat Takeshi menegaskan perlunya pembentukan aturan ketat sebagaimana penerapan regulasi wisata di berbagai negara maju lainnya.

Ia mendesak pemerintah menetapkan biaya masuk khusus beserta kewajiban kepemilikan premi asuransi perlindungan jiwa bagi setiap pendaki.

"Mereka harus membayar biaya pendakian dan seluruh biaya asuransi. Kalau terjadi kecelakaan, mereka harus membayar cukup untuk menanggung biayanya. Jangan sampai bebannya dialihkan kepada pajak masyarakat," kata Beat Takeshi.

Langkah tegas komedian kawakan tersebut memperoleh respons positif dari netizen yang mengusulkan pengawasan ketat perlengkapan sebelum diizinkan melintas. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung