Berita, Hukum

Bahlil Soal Kapal Tanker Pertamina Diawaki Kru India: Saya Tidak Tahu, Baru Tahu Sekarang

Repelita.id

20 April 2026 23:25 WIB

Bahlil Soal Kapal Tanker Pertamina Diawaki Kru India: Saya Tidak Tahu, Baru Tahu Sekarang
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons kabar mengenai kapal tanker GMT Gamsunoro milik Pertamina yang seluruh awaknya dilaporkan berkebangsaan India.

Bahlil mengaku belum mendapatkan informasi detail terkait absennya kru warga negara Indonesia di kapal tersebut.

ADVERTISEMENT

"Wah saya tidak tahu ya. Berarti saya harus jadi apa? Direktur Operasional perusahaan itu, baru saya tahu," ujar Bahlil kepada wartawan di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Isu ini mencuat setelah konten kreator @andrianumar mengunggah momen saat dirinya bertemu dengan kapal GMT Gamsunoro di Selat Hormuz pada 18 April lalu.

Saat itu, kapal milik Pertamina tersebut terpantau melempar jangkar setelah Iran menutup kembali jalur pelayaran di wilayah tersebut.

Dalam unggahannya, Rian mencoba menghubungi kru GMT Gamsunoro melalui radio dengan harapan bisa menyapa sesama pelaut Indonesia.

Namun, melalui percakapan bahasa Inggris yang terekam, ia menemukan fakta bahwa seluruh awak kapal tersebut adalah warga negara India.

Rian mengaku kecewa lantaran kapal milik perusahaan pelat merah tersebut justru tidak mengaryakan satu pun pelaut asal Indonesia di kancah internasional.

"Karena aku berharap ada orang Indonesia. Syok pasti!" kata Rian dalam video unggahannya di Instagram.

"Sebagai putra bangsa pasti kecewa," lanjutnya dengan nada kesal.

Postingan tersebut viral dan memicu kritik dari ratusan warganet di berbagai platform media sosial.

Banyak pihak mempertanyakan alasan Pertamina tidak melibatkan WNI dalam pengoperasian kapal GMT Gamsunoro.

Status kapal tersebut sebagai aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi sorotan utama publik.

Masyarakat menilai seharusnya BUMN memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal.

Publik pun mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan rekrutmen kru di lingkungan Pertamina International Shipping (PIS).(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung