Berita, Nasional

Badan Gizi Nasional Ketatkan Evaluasi, Belasan Ribu Dapur Program Makan Bergizi Gratis Terancam Tutup

Repelita.id

11 September 2026 14:24 WIB

Badan Gizi Nasional Ketatkan Evaluasi, Belasan Ribu Dapur Program Makan Bergizi Gratis Terancam Tutup
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Badan Gizi Nasional membeberkan hasil pemetaan komprehensif terhadap puluhan ribu dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi yang mengimplementasikan program makan bergizi gratis di berbagai daerah.

Dari total puluhan ribu fasilitas pengolahan makanan yang terdata, baru sebagian kecil saja yang berhasil mengantongi surat penetapan lanjutan setelah melalui proses verifikasi ketat.

ADVERTISEMENT

Informasi resmi tersebut disampaikan secara terbuka oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, melalui akun Instagram resminya pada hari Jumat sebelas September dua ribu dua puluh enam.

Bulan lalu kami telah mengeluarkan surat penetapan penerimaan manfaat sementara yang pertama atau kami sebut SPS 1 kepada 27.022 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia, jelasnya.

Evaluasi ulang yang dilakukan instansi pemerintah tersebut mencakup aspek ketepatan sasaran, akuntabilitas laporan keuangan, serta standar keamanan gizi pangan.

Hasil penyisiran menunjukkan separuh dari total dapur awal dinyatakan lolos verifikasi tahap kedua, sementara sisanya masih dalam tahap pemeriksaan mendalam oleh tim pengawas.

Yang kemudian ini adalah hasil dari validasi-validasi ulang yang telah kami lakukan, imbuhnya menerangkan proses penyaringan ketat tersebut.

Fasilitas yang telah mengantongi izin sementara lanjutan tetap diwajibkan meningkatkan kualitas operasional agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

Bagi dapur yang belum memenuhi syarat, lembaga terkait akan melakukan audit mendetail untuk menentukan kelanjutan status operasional kedepannya.

Maka dengan sangat terpaksa, tindakan tegas kami harus lakukan bahwa dapur SPPG tersebut harus kami tutup, tegasnya memperingatkan pihak pengelola.

Lembaga pemerintah ini juga membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan, kritik, maupun aduan demi perbaikan program ke depan.

Jika manakala ada masukan kritikan teguran keluhan dan lain sebagainya, maka bisa menghubungi kami melalui saluran-saluran email, bisa juga melalui surat ke kami apapun caranya, pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung