Repelita Jakarta - Pakar hubungan internasional dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi, mengemukakan penilaiannya bahwa Amerika Serikat akan menghadapi kesulitan luar biasa jika konflik dengan Iran saat ini meluas menjadi serangan terbuka dan berskala besar.
Menurut analisis Yon yang disampaikan pada Senin, 4 Mei 2026, Iran sama sekali bukan kekuatan yang berdiri sendiri melainkan memiliki jejaring dukungan strategis yang solid dari dua negara adidaya yaitu China dan Rusia dalam berbagai sektor yang sangat vital.
ADVERTISEMENT
Yon menyebut secara rinci bahwa dukungan yang diberikan oleh Beijing dan Moskow kepada Teheran bisa berupa suplai teknologi mutakhir, jalur logistik yang aman, dukungan diplomatik di forum-forum internasional, hingga kesamaan kepentingan geopolitik dalam menghadapi dominasi hegemoni Barat yang dipimpin Washington.
Ia menilai dengan tegas bahwa kondisi kolaborasi segitiga ini membuat setiap langkah militer yang akan diambil oleh pemerintahan Donald Trump tidak akan pernah berjalan mudah atau mulus.
Lebih jauh lagi, Yon memperingatkan bahwa setiap eskalasi kekerasan yang dilakukan oleh AS terhadap Iran berpotensi memicu ketidakstabilan yang lebih luas dan berantai di kawasan Timur Tengah yang sudah panas.
Selain mengandalkan kekuatan eksternal dari aliansi global, Iran juga dinilai oleh Yon memiliki kemampuan pertahanan domestik yang tangguh, jaringan proksi regional yang tersebar di berbagai negara seperti Lebanon, Suriah, Yaman, dan Irak, serta pengalaman panjang menghadapi sanksi ekonomi berkepanjangan yang membuat mereka kebal terhadap tekanan.
Karena itu, lanjut Yon, jika suatu saat terjadi serangan balasan besar-besaran yang dilancarkan oleh Iran, maka Amerika Serikat disebut harus menghitung dan mempertimbangkan secara sangat matang segala risiko politik, risiko ekonomi, serta dampak terhadap keamanan global secara keseluruhan.
Yon Machmudi pun menegaskan di akhir pernyataannya bahwa jalur diplomasi dan negosiasi tetap menjadi opsi paling rasional dan paling menguntungkan bagi semua pihak untuk mencegah konflik berkembang menjadi perang besar yang tidak diinginkan oleh siapa pun.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok